Beritabanten.com – Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangsel Tabrani mengaku sangat senang dengan kekompakan pegawai Kecamatan Ciputat yang begitu antusias dan maksimal dalam melayani masyarakat.  

Dia juga melontarkan pujian atas dedikasi semua pegawai yang selalu masuk kantor kompak dan tepat waktu yang dibuktikan ketika dirinya melakukan anjang sana dadakan.  

“Saat saya monitoring pejabatnya datang semua, kecuali Sekcam yang sedang antar orang tua sakit,” ujar Tabrani selepas anjang sana di Kantor Kecamatan Ciputat, baru-baru ini.  

Tabrani juga menyatakan merasakan suasana sangat bersahabat kala bertemu dan berbincang dengan camat maupun pegawai Kecamatan Ciputat. Bahkan dirinya melakukan dialog interaktif dengan mereka perihal suka dan duka dalam melayani masyarakat.  

Dirinya memang sengaja melakukan anjang sana secara mendadak sebagai cek ombak tingkat pelayanan semua aparatur pemerintahan di Kecamatan.  

“Jam 21.30 semalam saya hubungi Camat Ciputat dan memberitahu saya mau bertemu dengan semua pegawai. Semua pegawai datang dan itu menandakan bahwa mereka sebagai pegawai jam 7.30  itu harus ikut apel,” tambahnya.  

Niatan dirinya dengan datang mendadak tersebut selain untuk mengenal lebih dekat semua aparatur juga hendak memastikan kehadiran secara tepat waktu sesuai jadwal. Kalaupun tidak hadir, tambah dia, ada keterangan resmi seperti yang dialami oleh Sekretaris Kecamatan karena mengantar orang tuanya yang sakit 

 “Apakah posisi Tangsel yang sekarang ini dijabat oleh Pjs, kedisplinan pegawaianya masih terjaga? Alhamdulliah masih tetap terjaga,” jelasnya. 

Dalam kesempatan membanggakan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten itu menyempatkan waktu untuk membagikan catatan penting tentang tata kelola pemerintahan bersih dan berwibawa.  

Dia meminta para pegawai di seluruh Kota Tangerang Selatan agar terus menjalani pekerjaan dengan disiplin hingga memudahkan kolaborasi internal terjaga untuk pekerjaan sesuai dengan yang ditargetkan, itu yang pertama. 

Kedua, dirinya meminta untuk terus memberikan pelayanan tanpa kurang satu apa pun pada masyarakat yang jika memungkinkan untuk memberikan nilai tambah. Karena masyarakat akan tetap berharap semua yang didapatkan itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

“Ketiga, jaga netralitas ASN dalam semua kegiatan yang ada dalam tahapan Pilkada 2024. ASN itu tetap menjadi pelayan masyarakat,” pinta dia.  

Kunjungan Mengesankan di Pondok Aren 

Sebelumnya Tabrani juga melakukan kunjungan mendadak di Kecamatan Pondok Aren. Maksud dan tujuan sama dengan yang terjadi di Kecamatan Ciputat untuk melakukan monitoring kinerja pegawainya sekaligus mengenal lebih dekat pada seluruh aparatur Pemerintah Kecamatan.  

Tabrani menyempatkan diri untuk bertatap muka dalam model acara dialog interaktif dengan pegawai di Aula Kecamatan Pondok Aren pada Senin 7 Oktober 2024.  

Semua pegawai terpantau sangat bangga menerima dirinya di tengah kesibukan melayani serasa diberikan perhatian lebih. Ini karena mereka terpantau langsung mengikuti dialog interaktif tersebut dengan penuh semangat dan kompak. 

“Saya sengaja datang itu tidak memberitahu jauh-jauh hari sebelumnya atau hari-hari sebelumnya. Saya baru telepon Pak Camat itu jam 07.10 WIB pagi. Saat itu sedang ada apel di Kecamatan Pondok Aren,” aku Tabrani ketika dijumpai redaksi di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel. 

ASN Tangsel Pelayan Masyarakat 

Kunjungan ke Pondok Aren dan Ciputat merupakan pesan kekompakan dalam melayani masyarakat dalam semua kebutuhan yang ada.  

Membaca pesan kunjungan Tabrani di kedua kecamatan tersebut terdapat hal-hal yang tidak melenceng dari ketentuan tata kelola pemerintah baik dan benar.  

Bahkan dirinya mendapat para pegawai kecamatan sudah melaksanakan tugas pelayanan secara sempurna yang dibuktikan dengan kekompakan dalam menghadiri acara dialog interaktif tersebut.  

“Monitoring di Kecamatan Pondok Aren saya melihat kawan-kawan bagus. Ternyata hebat, pada saat saya datang pegawai kecamatan, kelurahan kumpul. Yang kedua, dia melaksanakan tugas enggak, ternyata melaksanakan tugas itu yang harus saya beri apresiasi,” ungkapnya.  

Ia menerangkan, hal ini dilakukan guna memastikan kinerja dan kedisiplinan para pegawai, serta juga kelancaran berjalannya layanan publik di setiap wilayah.  

“Saya minta tidak boleh sedikit pun terkurangi tentang pelayanan kepada masyarakat. Mudah-mudahan pesan saya ini berantai ke mana-mana. Bahwa pegawai itu normatif, ada jam kerja di dalamnya,” tandasnya, seraya menambahkan tak akan segan memberi teguran dan sanksi jika ada pegawai yang mengingkari kedisiplinan. [Adv] 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com