Beritabanten.com – Warga Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di jalan raya Kronjo-Kemiri. Kondisi ini dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari serta berpotensi mengundang tindak kriminal.

Ace (45), salah seorang warga Kecamatan Kemiri menyatakan bahwa jalur Kemiri-Kronjo merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan beberapa wilayah.

“Ini harus menjadi perhatian pemerintah terhadap fasilitas penerangan jalan yang masih minim. Pengguna jalan yang melintasi rute tersebut saya yakin juga merasa was-was, terlebih dengan kondisi jalan yang kurang memadai,” ujar Ace.

Ace mengungkapkan bahwa setiap malam, jalan tersebut seperti jalan mati karena tidak ada lampu penerangan jalan. Hal ini membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati, terutama karena banyak kendaraan besar yang melintas di jalur tersebut.

“Minimnya penerangan jalan ini bisa membuka peluang bagi tindak kriminal, seperti begal atau pencurian, yang membuat warga khawatir,” tambahnya.

Ace juga menekankan bahwa kondisi ini sudah berlangsung lama, namun hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari pihak terkait. Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah memasang PJU di sepanjang jalan tersebut. Menurutnya dengan adanya penerangan jalan yang memadai, keamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin.

“Kepada dinas terkait, diharapkan dapat merespons keluhan ini dengan cepat mengingat pentingnya infrastruktur penerangan jalan dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Keluhan warga ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan perbaikan infrastruktur penerangan jalan di Kecamatan Kemiri untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com