Beritabanten.com – Seniman tradisional asal Lombok, Fendi, menjadi pusat perhatian netizen setelah kemunculannya dalam video yang memperlihatkan aksinya bermain gendang beleq.

Uniknya, banyak netizen menganggap Fendi memiliki kemiripan dengan salah satu anggota boyband Korea Selatan BTS, yaitu Taehyung atau V.

Kemiripan wajah dan ekspresi yang dinilai mirip oleh penggemar BTS ini membuat video Fendi menjadi viral dan menuai banyak komentar di berbagai platform media sosial.

Viralnya Fendi sampai menarik perhatian acara Brownis yang tayang di Trans TV. Fendi diundang ke acara tersebut untuk berbagi kisahnya yang mendadak terkenal karena kemiripan wajahnya dengan Taehyung.

Di acara itu, Fendi bercerita tentang pengalaman manis sekaligus pahit yang ia alami setelah terkenal. Ia mengaku tak menyangka perhatian publik akan sebesar ini, terutama karena peran seni tradisional yang ia bawakan kini semakin dikenal.

Namun, Fendi mengungkapkan bahwa popularitas mendadak ini bukan hanya mendatangkan pujian, melainkan juga kritik yang tak sedikit.

Meski ada banyak penggemar yang mendukungnya, tak sedikit pula yang justru menghujat dan merasa tidak setuju bahwa ia mirip dengan idol Korea tersebut.

“Banyak yang enggak terima kalau aku dibilang mirip Taehyung. Padahal kan yang bikin mirip-miripin juga mereka,” ungkap Fendi dengan perasaan campur aduk.

Karena komentar negatif yang terus berdatangan, Fendi bahkan memutuskan untuk rehat dari media sosial sementara waktu.

Sikap Fendi dalam menghadapi komentar negatif ini menuai simpati dari para penggemarnya dan warga Lombok yang mendukungnya. Ia tetap bersyukur atas perhatian yang ia terima, walau tidak semua komentar positif.

Dalam kesempatan yang sama, Fendi berharap masyarakat dapat lebih menghargai seniman tradisional dan budaya lokal seperti gendang beleq yang ia mainkan.

Di tengah kepopuleran mendadaknya, Fendi berusaha memaknai pengalaman ini sebagai bentuk apresiasi terhadap seni tradisi yang terus ia jaga.

Dengan segala perhatian yang ia dapatkan, Fendi tetap rendah hati dan berharap agar seni gendang beleq bisa lebih dikenal, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Ia juga berpesan kepada para netizen untuk lebih bijak dalam memberikan komentar di media sosial.

Meski mengalami pengalaman pahit, Fendi berkomitmen untuk terus menekuni profesinya dan berusaha memperkenalkan budaya Lombok ke kancah yang lebih luas. (Sra)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com