Beritabanten.com – Nama Rolly Ade Charles tiba-tiba mencuat ke publik setelah terlibat dalam kasus viral yang melibatkan Ivan Sugianto, ayah dari seorang siswa SMA Cita Hati Surabaya, yang intimidasi seorang siswa SMA Kristen Gloria 2 Surabaya.
Rolly, yang disinyalir sebagai pakar hukum, diduga turut membantu Ivan dalam melakukan tindakan intimidasi terhadap siswa tersebut. Lebih parahnya, Rolly hampir saja menonjok orang tua dari siswa yang menjadi korban, ketika orang tua tersebut berusaha menghentikan aksi perundungan yang dilakukan oleh Ivan.
Rolly Ade Charles, yang terlihat mengenakan baju merah, juga terekam dalam video tersebut ikut terlibat dalam intimidasi. Tidak hanya itu, Rolly bahkan hampir melakukan tindakan kekerasan fisik terhadap orang tua korban yang mencoba melerai situasi dan menghentikan aksi perundungan tersebut.
Tanggapan Netizen
Nama Rolly Ade Charles kini menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen yang mempertanyakan peran dan sikapnya dalam insiden ini, apalagi ia dikenal sebagai seorang “pakar hukum”.
Banyak yang mengecam perilakunya yang dianggap tidak pantas, bahkan mengancam orang tua korban. Beberapa warganet juga mengkritik Rolly karena terkesan arogan meskipun baru saja lulus sebagai Sarjana Hukum (SH) pada 2022.
“Ya ela tong, baru lulus Sarjana Hukum (SH) 2022 aja tengil,” tulis akun @LexWu_13, Sementara itu, akun @DwiPakerti menulis, “Baju merah kah? Baru nyadar gua juga, Pakar Hukum kah dia? Hukum Rimba maksudnya?”
Cuitan tersebut menggambarkan keheranan publik terhadap sikap Rolly yang bertindak jauh dari nilai-nilai profesionalisme seorang pakar hukum.
Namun, yang tak kalah menghebohkan adalah keterlibatan Rolly Ade Charles dalam peristiwa tersebut. Rolly yang terlihat mengenakan baju merah dalam video tersebut, tampak ikut memperkeruh suasana dan bahkan hampir melakukan kekerasan fisik terhadap orang tua siswa yang berusaha menghentikan tindakan intimidasi.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengungkapkan bahwa Rolly sempat mendekati orang tua korban dengan niat agresif, yang membuat situasi semakin tegang.
“Rolly hampir menonjok orang tua korban, hanya karena orang tua itu mencoba mengakhiri aksi intimidasi yang sudah berlangsung lama,” ujar seorang saksi yang enggan disebutkan namanya. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan