Beritabanten.com – Aksi terpuji patut dicontoh yang lain di Banten berupa gotong royong perbaiki jalan poros desa sepanjang dua kilometer. Tekad baja membangun desanya harus lewat tangan sendiri, tidak disambut oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.

Adalah warga  di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, menggunakan tenaga dan kocek sendiri dalam menjadikan pejalan kaki nyaman melintasi jalan poros desa mereka.

Mereka mengaku sengaja melakukan hal tersebut karena sudah berulang kali minta perbaikan kepada Pemkab Pandeglang, tapi tidak pernah digubris.

“Ruas jalan tersebut menghubungkan Kampung Tajur, Desa Ciawi dengan Kampung Karangtengah, Desa Idaman, Kecamatan Patia,” ungkap Kepala Desa Idaman, Kecamatan Patia, Ilman. Jumat (22/11)

Ditambahkan, sejak beberapa hari lalu, lanjutnya, masyarakat setempat melakukan perbaikan secara swadaya.

“Diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat, kebetulan ada juga yang ikut nyumbang, bos kelapa Pak Aji. Alhamdulillah, sumbangan yang masuk dan kekompakan masyarakat, kita lakukan perbaikan,” ucapnya.

Ilman mengatakan, selama belasan tahun ruas jalan sepanjang dua kilometer itu belum pernah tersentuh pembangunan.

Selama ini, masyarakat kerap mengeluh karena akses mereka terganggu dengan kondisi jalan yang masih rusak itu.

“Panjang jalan ada dua kilometer. Padahal, setiap tahun persoalan tersebut selalu disampaikan melalui Musrenbang tingkat kecamatan. Namun, belum pernah ada respons,” tambahnya.

Ilman mengatakan, selain bantuan dan iuran dari masyarakat, Pemerintahan Desa juga selalu terlibat dan mengalokasikan anggaran untuk melakukan perbaikan setiap tahunnya.

Akan tetapi, karena kondisi tanah yang labil, pihaknya kerap kesulitan menyelesaikan perbaikan, karena keterbatasan anggaran.

“Tiap tahun normalisasi perkerasan pake anggaran DD (Dana Desa) jalannya ambles melebar. Kita harapkan semoga bisa cepat mendapatkan bantuan perbaikan jalan, baik dari Pemda maupun Pemprov Banten,” imbuhnya.

Warga setempat, Aji mengatakan, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil bumi maupun kegiatan perekonomian lainnya.

Oleh karena itu, dia berharap ruas jalan tersebut bisa segera dilakukan perbaikan agar akses perekonomian masyarakat menjadi mudah.

“Jalan ini kan jadi akses utama masyarakat, kalau jalannya rusak, bagaimana perekonomian bisa tumbuh dan berkembang. Nah, kita harapkan ke depan bisa ada bantuan perbaikan jalan ini,” imbuhnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com