Beritabanten.com – Harga kakao kering di Kabupaten Lebak, Banten, dalam sebulan terakhir mencapai Rp110 ribu per kilogram, berpotensi meningkatkan pendapatan petani.
“Kami merasa lega setelah harga kakao kering mencapai Rp110 ribu dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram,” kata Ahmad (60), petani dari Kecamatan Warunggunung, Minggu (8/9/2024).
Ahmad menjual 50 kilogram kakao miliknya ke penampung dari Lampung pekan lalu, dengan pendapatan total Rp5,5 juta. Ia saat ini sedang menjemur 30 kilogram kakao yang belum dijual.
Suhaeri (58), petani lain dari Kabupaten Lebak, juga merasa lega karena kenaikan harga kakao kering ini mendorong peningkatan pendapatan petani, yang membantu ekonomi keluarga.
Suhaeri berhasil menjual 200 kilogram kakao dengan pendapatan Rp22 juta.
Samsudin (50), penampung kakao dari Lampung, mengatakan bahwa ia bersama rekannya membeli kakao kering dari petani di Lebak seharga Rp110 ribu per kilogram dan akan membawa sekitar 8 ton kakao ke Lampung.
Menurut Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar, produksi kakao di daerah tersebut mencapai 2.280 ton dari lahan seluas 5.752 hektare.
Pemerintah daerah mendorong petani untuk meningkatkan produksi kakao guna meningkatkan ekonomi masyarakat dan meminimalisasi kemiskinan. (AZK)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan