Beritabanten.com – Musibah datang tidak diundang, yang penting melakukan gerak cepat (gercep) dalam menangani akibatnya sehingga tidak menimbulkan kerugian lain.
Inilah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam mersepons kebakaran di Asrama Polsek Serpong, Kecamatan Seropong, Kota Tangsel, kemarin siang.
Kebakaran tersebut terbilang hebat karena mampu menghanguskan puluhan rumah di Asrama Polisi Polsek Serpong dengan puluhan keluarga terdampak.
Karenan itu, Pemkot Tangsel menyiagakan posko penanganan bencana yang dilengkapi dengan pasilitas pengecekan kesehatan korban kebakaran.
Pemerintah Kota Tangsel tidak tinggal diam dalam memberikan pelayanan pada korban. Mereka juga saat ini difasilitasi untuk bisa mengungsi di aula Kecamatan Serpong.
Pantauan di lokasi, tim dari Dinas Kesehatan mulai melakukan pemeriksaan kepada korban terdampak. Pemeriksaan dilakukan tim ahli dari dokter hingga suster yang menangani.

Memastikan Kesehatan Korban Terdampak
Pengecekan kesehatan ini dilakukan untuk memastikan kesehatan para korban terdampak. Mereka juga membawa boks perbekalan obat-obatan.
“Kami kebetulan hari ini stanby untuk di DPRD dan kemudian diarahkan untuk terjun kesini,” kata Suster Dian, Tenaga Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dikutip media dari laman resmi Pemkot Tangsel, Kamis 4 Agustus 2025..
“Ini kami stanby di posko kebakaran. Kebetulan sekarang ada dari Puskesmas Jombang dan Puskesmas Bakti Jaya,” dia tambahkan.
Dian memastikan kedatangannya kali ini membawa perbekalan lengkap. Hal ini sesuai dengan arahan dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel.
“Sesuai kasus, kami bersama dokter membawa alat dan obat yang sesuai dengan apa yang diarahkan Dinkes,” ujarnya.
Namun dalam kasus kebakaran ini, kata Dian, pihaknya membawa perbekalan obat cair untuk mencegah dehidrasi dan beberapa peralatan luka bakar.
“Kebanyakan pasiennya shok sama mungkin ada riwayat darah tinggi dan lain lain. Tadi banyak yang hipertensi darah tinggi. Alhamdulillah untuk saat ini luka bakar dan dehidrasi ga ada,” tutupnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan