Beritabanten.com — Pemerintah Metropolitan Tokyo akan mengimplementasikan sistem kerja empat hari seminggu untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai April 2025.
Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung ibu pekerja dan mengatasi penurunan angka kelahiran di Jepang, yang tercatat pada titik terendah pada Juni 2024.
Dikutip dari CNN, dengan memberikan tiga hari libur dalam seminggu, diharapkan pekerja dapat lebih banyak waktu bersama keluarga, sehingga dapat mendorong peningkatan angka kelahiran.
Selain itu, kebijakan ini juga berupaya mengurangi kesenjangan gender dalam angkatan kerja, yang tercatat lebih rendah untuk perempuan dibandingkan pria.
Langkah ini juga menarik perhatian negara-negara Barat, di mana beberapa perusahaan mulai menerapkan sistem kerja serupa untuk meningkatkan keseimbangan hidup dan produktivitas pekerja.
Pemerintah Tokyo berharap kebijakan ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas sosial-ekonomi masyarakat. (Sra)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan