Beritabanten.com – Seorang siswi SDN 150 Sungai Tenang, Kecamatan Gandus, Kota  Palembang, berinisial F, pulang sekolah dengan kondisi mengenaskan.

Kedua matanya tampak merah seperti berdarah dan mengalami lebam.

Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (31/10/2025) dan membuat sang ibu, Bi Erna, sangat terkejut.

Saat menjemput anaknya di sekolah, Bi Erna langsung menanyakan kepada pihak guru mengenai penyebab luka pada wajah putrinya.

Namun, para guru justru mengaku tidak mengetahui apa yang terjadi. “Ada yang bilang tidak tahu, ada juga yang mengatakan mungkin karena efek dari handphone,” ujar Bi Erna dengan nada kecewa, Minggu (2/11/2025).

Karena merasa penjelasan itu tidak masuk akal, Bi Erna berencana melaporkan kasus tersebut ke polisi. Namun, niatnya terhenti setelah mendapat peringatan dari salah satu guru.

“Ketika Bi Erna bilang mau lapor, salah satu guru berkata ‘jangan asal nuduh, nanti kamu bisa dilapor balik’, sehingga Bi Erna takut melanjutkan laporan,” ungkap Vira Sonia, majikan Bi Erna.

Situasi semakin rumit karena di ruang kelas tidak terdapat kamera CCTV, sementara seluruh guru dan murid mengaku tidak tahu-menahu soal kejadian itu.

F kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bunda Palembang untuk mendapat perawatan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, pembuluh darah di sekitar mata korban pecah akibat benturan benda tumpul.

Hingga kini, F masih mengalami trauma berat. Setiap kali ditanya tentang siapa yang melukainya, gadis kecil itu hanya menangis dan enggan menjawab. “Kalau ditanya siapa yang mukul atau kenapa matanya bisa begitu, dia langsung menangis dan lari ketakutan,” tutur Bi Erna.

Kasus ini menuai keprihatinan warga sekitar. Mereka berharap pihak berwenang segera menyelidiki dugaan kekerasan terhadap F dan memastikan lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman bagi para siswa. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com