Beritabanten.com – Anak muda di Kabupaten Pandeglang semakin kreatif dalam memanfaatkan barang bekas menjadi produk bernilai tinggi.
Melalui kegiatan thrifting, mereka berhasil meraih keuntungan dari barang-barang bekas yang dijual di 85 Market.
85 Market, yang terletak di Jalan Ade Irma, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, menjadi wadah bagi pelaku usaha muda untuk menyalurkan ide dan kreativitas.
Produk yang ditawarkan beragam, mulai dari pakaian hingga aksesori, semuanya merupakan hasil olahan barang bekas namun tetap menarik bagi pembeli.
Founder 85 Market, Badru, menjelaskan bahwa platform ini menyediakan tempat jual beli barang bekas berkualitas yang masih layak pakai.
“Fokus saya adalah pada produk second seperti pakaian, sepatu, dan aksesori lainnya,” ungkap Badru.
Menurutnya, 85 Market telah beroperasi selama tiga tahun, dan baru-baru ini semakin diminati oleh kalangan muda, terutama setelah pindah ke lokasi baru. Barang-barang yang dijual berasal dari teman-teman, seniman, dan komunitas dengan harga terjangkau.
“Barang-barangnya didapat dari teman-teman yang thrift barang yang sudah tidak muat atau lama tidak dipakai, tapi masih bagus,” jelasnya.
Selain pakaian, 85 Market juga menjual aksesori seperti jam tangan custom, topi, celana jeans, dan jaket, dengan harga mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 250 ribu.
Badru menambahkan bahwa celana jeans dapat dicustom dengan gambar atau variasi tertentu, dan helm serta sepatu pun bisa dimodifikasi sesuai keinginan pelanggan.
“Merk yang tersedia bervariasi, ada Adidas, Nike, tergantung dari mana barang-barang itu diperoleh,” tuturnya.
Ia juga membuka peluang bagi siapa saja yang ingin menitipkan barang bekas atau karya mereka di 85 Market.
“Harapannya, 85 Market bisa semakin dikenal dan terus diminati masyarakat,” pungkasnya. (hny)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan