Beritabanten.com – Seorang Jamaah Haji 2025 bernama Kanti yang berasal dari Kecamatan Gempengrejo Kabupaten Kediri Jawa Tengah mengapresiasi kerja Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Dia mengaku mendapatkan akomodasi nyaman dengan fasilitas dan layanan yang lengkap selama dirinya tiba di Tanah Suci sampai sekarang.

Layanan hotel untuk jemaah haji sangat bagus sejak dirinya berangkat bersama suaminya, Romadhon merasa mendapatkan perlakuan yang baik dari para petugas.

“Saya sampai di Makkah hari Senin 12 Mei pukul 16.00. Langsung dilayani petugas dengan baik sekali,” katanya ketika diwawancara di Hotel sektor 10 Makkah, Rabu (14/5/2025).

Kanti yang berprofesi sebagai guru swasta ini menilai fasilitas hotel lengkap. “Hotelnya bagus, fasilitas lengkap, ada air panasnya juga,” katanya.

Kabah dengan lautan jamaah memutih

Selain fasilitas hotel yang bagus, ia juga mengapresiasi layanan katering dengan menu khas Indonesia. “Makanannya enak, sesuai dengan lidah orang Indonesia,” akunya.

Gembira Masuk Masjidil Haram

Kegembiraan Kanti tiba di Makkah ia rasakan ketika memasuki Masjidil Haram untuk menunaikan umrah wajib dan pertama kali melihat Kabah. Ia merasakan keajaiban Allah telah memanggilnya ke Tanah Suci.

“Saya merasa masih tidak percaya bisa melihat kakbah. Ini pertama kali bagi saya dan saya langsung menangis. Sekarang pun rasanya masih tidak percaya saya bisa sampai di sini,” katanya dengan penuh haru.

Apresiasi juga disampaikan oleh Miftahurrohmah, jemaah asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Miftah yang berusia 41 tahun ini merasa bahagia bisa berangkat haji bersama suami dan saudaranya. Apalagi sesampai di Tanah Suci, disambut dengan layanan yang bagus.

“Kamar tidurnya nyaman, dan para petugasnya baik-baik,” ungkapnya.

Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi mendapatkan pelatihan profesional.

Apalagi hotel dilengkapi dengan fasilitas masjid, sehingga jemaah bisa salat di musala.

“Alhamdulillah di hotel ada fasilitas musala yang luas dan sangat nyaman, sehingga kalau salat di musala hotel. Karena jarak ke masjidil haram lumayan jauh,” katanya.

Baik di Madinah maupun Makkah, tak lupa Miftah manfaatkan sebaik mungkin untuk berdoa. Hal ini sebagai ungkapan rasa syukurnya bisa disampaikan ke Tanah Suci.

“Saya sangat bersyukur bisa sampai di Tanah Suci. Saya banyak-banyak berdoa untuk keselamatan keluarga dan semua umat muslim,” pungkasnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com