Beritabanten.com – Tahun Baru 2026 di Kabupaten Tengarang masih diselimuti oleh penderitaan saudara kita di belahan pulau Sumatera karena bencana banjir dan longsor. Ini tidak memungkinkan untuk merayakan pergantian tahun dengan pesta pora, tapi lebih banyak rasa peduli pada musibah Sumatera.
Kesan tersebut terlihat dalam giat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang denga Istigosah dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 serta mendo’akan saudara-saudara di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak musibah.
Acara Istigosah dan doa bersama ini dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Uwes Nawawi berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat sekitar Tigaraksa.
Selain itu menghadirkan penceramah nasional Ustadz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A., yang dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan pergantian tahun sebagai momentum muhasabah dan perbaikan diri.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda Kabupaten Tangerang dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya doa sebagai fondasi spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Momentum ini untuk dijadikan introspeksi dan memperkuat kebersamaan dengan semua element masyarakat agar Kabupaten Tangerang senantiasa diberikan keberkahan, keamanan dan kesejahteraan,” tandas Bupati Maesyal.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di wilayah Indonesia.
“Mari kira berdoa agar keluarga dan saudara saudara kita semoga cepat bangkit dan pulih kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M Indra Waspada dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan istigosah ini merupakan bentuk ikhtiar batin sekaligus upaya memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Melalui istigosah dan doa bersama ini, kita memohon perlindungan, keselamatan, dan kedamaian bagi Kabupaten Tangerang khususnya, serta Indonesia pada umumnya. Kami berharap di tahun yang akan datang, situasi kamtibmas semakin kondusif, masyarakat semakin aman, dan persatuan tetap terjaga,” ujarnya.
Sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang perayaan malam tahun baru.
Pada Kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim, dilanjutkan dengan penghimpunan donasi secara langsung dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Dr. Adi Hidayat, dengan harapan agar tahun yang akan datang membawa kedamaian, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan