BERITABANTEN – Manchester United mengalami kekalahan memalukan 1-0 dari tim dadakan Asia Tenggara, ASEAN All-Stars, dalam laga persahabatan yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia.
Pelatih Ruben Amorim menurunkan susunan pemain yang cukup kuat, hanya tiga hari setelah kemenangan mengejutkan 2-0 atas Aston Villa di Old Trafford pada laga penutup Premier League musim ini.
Namun di tengah cuaca panas mencapai 30 derajat Celsius, mayoritas pemain United kembali tampil di bawah performa dan memperpanjang daftar penampilan mengecewakan mereka.
Kekalahan ini terjadi hanya seminggu setelah kekalahan menyakitkan dari Tottenham di final Liga Europa. Kini, Setan Merah kembali menelan pil pahit dengan kehilangan trofi Maybank Challenge Cup.
Hampir 70.000 penonton, sebagian besar mengenakan atribut Manchester United, memadati stadion untuk menyaksikan tim kesayangan mereka yang terakhir kali mengunjungi Malaysia pada 2009.
Setelah awal pertandingan yang hati-hati, justru tim ASEAN All-Stars yang lebih menguasai permainan dan menciptakan peluang berbahaya. Pemain asal Kamboja, Coulibaly Abdel Kader, memberikan umpan terobosan melewati Ayden Heaven dan Harry Maguire untuk disambut oleh Nguyen Hai Long. Meski dalam posisi nyaris offside, tembakan kaki kiri Nguyen meleset tipis dari gawang Andre Onana.
Amorim terlihat frustrasi di pinggir lapangan, bahkan beberapa kali tertunduk menyaksikan Nguyen kembali menembus pertahanan United. Onana akhirnya melakukan penyelamatan pertama saat menepis tembakan Sandro Reyes dari jarak 18 meter, hasil kesalahan Manuel Ugarte dan Reece Munro.
Melihat performa buruk timnya, Amorim langsung melakukan empat pergantian pemain pada menit ke-30, dengan para pemain terlihat kepayahan di tengah keringat yang bercucuran.
Tiga menit kemudian, United baru menciptakan peluang berarti. Kobbie Mainoo melepaskan tembakan yang berhasil ditepis kiper Khammai. Mainoo kembali mendapat peluang menjelang jeda, namun usahanya berhasil dihalau di garis gawang.
Masuknya para pemain muda seperti Sekou Kone dan Shea Lacey memberi sedikit energi baru, dan keduanya tampil cukup menjanjikan dalam waktu bermain yang singkat.
Pada babak kedua, Amorim mengganti seluruh susunan pemain. Alejandro Garnacho, yang sempat berselisih dengan pelatih usai final Liga Europa, mendapat sambutan meriah dari penonton.
Namun permainan berjalan lambat. Garnacho dan Amad Diallo memang memberi sentuhan kualitas, tetapi United terlihat kelelahan menghadapi tim lawan yang terdiri dari gabungan pemain berbagai negara Asia.
Petaka akhirnya datang. Sebuah umpan terukur berhasil membelah pertahanan United dan diterima Maung Maung Lwin, yang kemudian melepaskan tembakan keras melewati Tom Heaton untuk membawa ASEAN All-Stars unggul. [IND]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan