Beritabanten.com – Kecenderungan mutakhir dakwah digital yang makin marak mendapat perhatian serius dari Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Endang Surahman.

Dirinya menyatakan bahwa prinsip dakwah itu terdapat dalam ayat suci Al-Quran bahwa harus ada di antara umat yakni segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar.

“Mereka itulah orang-orang yang beruntung,” katanya memulai pembicaraan digital, Sabtu (9/11/2024).

Dia menambahkan, bidikan dakwah hari ini rata-rata menyasar pada maraknya prilaku korupsi baik pejabat negara maupun sipil, kebiasaan orang dalam melakukan judi online dan tawuran remaja.

“Ketiganya  memang menjadi banyak sorotan para pendakwah di tanah air. Mengingat efeknya sudah terlihat banyak di lapangan,” tegasnya.

Dalam menyadarkan ketiga penyakit masyarakat tersebut, dia, menjelaskan cara dalam menyampaikan materi dakwah agar efektif dan efisien di lapangan.

“Khotibu annas ala qodri uqulihin (hadapi objek dakwah sesuai dengan pola pikir mereka-red),” katanya menyitir teori dakwah klasik Islam.

Setiap materi, dikatakan, harus sedapat mungkin mendekati pemahaman objek dakwah agar mereka tidak mengalami kesulitan dalam mendengarkan apa yang disampaikan pendakwah.

“Biasnya kan ada jamaah umum, jamaah khusus dan jamaah bebas. Ketiganya memerlukan cara yang berbeda-beda sekaligus waktunya juga,” tuturnya.

Jamaah umum dikatakan sebagai komunitas di mana dalam suasana kebersamaan tapi tanpa ikatan dan kemungkinan menggunakan materi yang bebas tapi harus sesuai dengan kebutuhan terakhir, itu yang pertama.

Kedua, jamaah khusus adalah yang mempunyai ikatan tertentu sehingga memungkinkan menggunakan materi yang berkelanjutan.

Ketiga, jamaah bebas adalah komunitas yang sangat cair tanpa ikatan apa pun.

Dari ketiga kriteria tersebut dalam era digital sudah mengalami perpindahan dalam kanal dunia maya sehingga butuh kreativitas.

“Intinya harus lebih kreatif memilih tema dan waktu yang tepat dalam menyampaikan materai dakwah,’ tutup dia.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com