Beritabanten.com – Selain mencegah pembuangan sampah sembarangan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Mandiri Sejahtera di Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, mulai mengelola sampah karena dinilai memiliki potensi besar untuk mendatangkan penghasilan.

Direktur BUMDes, Ahmad Bachtiar Faqihuddin, menjelaskan bahwa tujuan dari pengelolaan sampah ini adalah untuk mengurangi tumpukan sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

“Daripada membuang sampah ke sungai atau tempat lain, kami mengajak RT dan warga untuk bekerja sama demi saling menguntungkan. Saat ini, program ini masih dalam tahap awal,” ujarnya pada Selasa (1/10/2024).

Ia menambahkan bahwa masukan dari masyarakat sangat berharga, dan pengelolaan ini dilakukan bersama RT dan RW, yang juga memberikan kontribusi pendapatan untuk kas BUMDes. Dengan demikian, mereka tidak akan sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.

Ke depan, mereka berencana untuk mendirikan bank sampah dan menambah armada pengangkut sampah, sehingga pengelolaan sampah di desa akan menjadi lebih efisien dan dapat membantu mengatasi masalah kumuh.

“Pembuatan bank sampah masih dalam perencanaan, tetapi kami berkomitmen untuk mewujudkannya. Ini bukan hanya sekedar mengangkut sampah; kami membutuhkan sumber daya manusia dan waktu,” tambahnya.

Saat ini, sudah ada 35 rumah tangga yang bekerja sama dengan BUMDes untuk pengangkutan sampah.

Mereka juga telah mengeluarkan surat edaran untuk mengajak masyarakat desa berpartisipasi.

“Total pelanggan yang terdata hingga saat ini adalah 35 warga. Kami sudah mensosialisasikan melalui RT dan Musdes untuk mendata yang berminat,” katanya.

“Untuk satu desa, satu mobil tidak cukup; kami membutuhkan setidaknya empat unit jika seluruh desa ingin berlangganan. Saat ini, kami masih dalam tahap uji coba sambil terus menawarkan layanan pengangkutan sampah,” ungkapnya.

Pejabat sementara Kepala Desa Purwaraja, Titi Sumartini, menekankan bahwa pengelolaan sampah dipilih untuk mengatasi masalah pembuangan sampah sembarangan yang telah berlangsung lama.

“Intinya adalah untuk menyelesaikan masalah kumuh, sekaligus memberikan nilai ekonomi jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Sekretaris Camat Menes, Usep Sudarmana, menyatakan bahwa saat ini terdapat dua desa di wilayahnya yang telah mengelola sampah. Permasalahan sampah memang menjadi perhatian serius.

“Masalah sampah adalah isu yang sangat kami perhatikan, dan dengan adanya pengelolaan sampah di dua desa ini, diharapkan dapat menjadi solusi untuk menumpuknya sampah di Menes,” pungkasnya.HNY

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com