Beritabanten.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Rumah Sehat BAZNAS kembali melanjutkan program Selter Ojek Sehat (SOS).
Ini adalah layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, khususnya pengemudi ojek dan angkutan umum. Program ini diperpanjang selama bulan Ramadhan 2026 sebagai respons atas tingginya kebutuhan layanan kesehatan serta antusiasme masyarakat.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, mengatakan, program Selter Ojek Sehat merupakan bagian dari rangkaian program Ramadan yang diperpanjang karena respons masyarakat yang sangat positif.
“Ini adalah program Ramadan. Awalnya dilaksanakan sebelum Ramadhan 2026, lalu kami perpanjang selama bulan Ramadan karena kebutuhannya memang cukup banyak dan antusiasme masyarakat juga tinggi,” ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Seribu Penerima Manfaat
Saidah menjelaskan, awalnya program Selter Ojek Sehat menargetkan 1.000 penerima manfaat. Namun setelah diperpanjang selama Ramadhan 2026, BAZNAS RI menargetkan jumlah penerima manfaat hingga mencapai 3.000 orang.
Perluasan layanan juga dilakukan dengan menambah titik pelayanan, salah satunya di Terminal Kampung Melayu. Menurut Saidah, perluasan ke terminal dilakukan karena sebelumnya BAZNAS RI belum menjangkau titik tersebut. Ia menilai, terminal memiliki karakteristik penerima manfaat yang lebih beragam dibandingkan lokasi lain.
Ia menjelaskan, layanan ini terbuka bagi sopir angkot, sopir busway, pengemudi Transjakarta, ojek online, hingga masyarakat umum yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya selama menjalani ibadah puasa.
“Kami berharap dengan adanya layanan ini, kondisi kesehatan selama puasa tetap prima. Kalau ada keluhan seperti sakit, pegal, atau kekurangan vitamin, bisa langsung meminta pemeriksaan kepada dokter,” jelas Saidah.

Tetap Sehat di Ramadhan 2026
Saidah menyampaikan, untuk pelayanan di Terminal Kampung Melayu, BAZNAS menargetkan sebanyak 100 penerima manfaat dengan waktu pelayanan pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.
Meski demikian, masyarakat tetap dilayani meskipun jumlah peserta melampaui target.
“Kami akan terus melanjutkan layanan selama waktu dan anggaran masih tersedia,” jelasnya.
Saidah berharap, layanan kesehatan ini bisa membantu masyarakat tetap sehat selama Ramadan dan ke depan dapat menjangkau lebih banyak lokasi agar manfaatnya semakin luas.
“Kami tidak menolak siapa pun yang ingin berobat. Silakan datang dan memanfaatkan layanan yang tersedia. Bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, BAZNAS RI juga menyediakan layanan di Rumah Sehat BAZNAS Indonesia di Jatinegara yang berstatus Klinik Pratama dengan fasilitas pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, serta layanan USG,” ujar saidah.

Pengakuan Penerima Manfaat
Sementara itu, Sarjono (68), pengemudi ojek online yang telah bekerja selama lima tahun, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.
“Terima kasih BAZNAS. Saya senang sekali ada layanan kesehatan untuk ojek dan sopir. Kalau bisa dirutinkan, misalnya sebulan sekali, karena pekerjaan kami sering di jalan dan cukup berisiko,” kata Sarjono.
Senada dengan itu, Agusman (45), Pengemudi Mikrobus Jaklingko yang telah bekerja enam tahun, juga menyampaikan apresiasinya setelah mengikuti layanan kesehatan gratis untuk pertama kalinya.
“Ini sangat menolong dan gratis. Kalau bisa ditambah lagi layanannya supaya semakin banyak yang merasakan manfaat,” ujarnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan