Beritabanten.com – Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Tangerang Selatan TNI Hamka Handaru menyatakan persiapan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Tangsel 2024 mendapat banyak kemudahan.
Ini karena tuan rumah Serpong Utara mempunyai fasilitas militer sebagai venue perlombaan untuk beberapa cabang olahraga.
“Untuk venue Serpong Utara ini terbantu dengan satuan-satuan militer yang ada di wilayah mereka yang bisa dimanfaatkan,” katanya pada awak media, Kamis (10/10/2024).
Hamka mengaku persiapan pembukaan pada pukul 18.30-22.00 WIB, Minggu 13 Oktober 2024 sudah mencapai 90 persen, dari sarana dan prasarana yang dipusatkan di Arhanud 1 Kelurahan Pakualam, Serpong Utara, Kota Tangsel.
“Pagi harinya akan diadakan kirab di acara CFD, yang dipusatkan di panggung KONI depan Gedung BNI dekat Teras Kota. Dengan melibatkan 24 atlet peraih medali PON Tahun 2024 dari 12 Cabang Olahraga,” papar dia.
Kemeriahan, dikatakan, akan terjadi oleh senam aerobic massal dengan menghadirkan instruktur senam untuk memandu para atlet, masyarakat, pengurus KONI sekaligus musik upbeat nan energik untuk membangun semangat partisipan.
“Dalam kesempatan ini juga akan dilakukan launching Maskot dan Theme Song KONI Tangsel,” ucap dia.
Partisipasi Masyarakat
Masyarakat juga akan dimanjakan dengan arak-arakan atlet juara dari venue CFD BSD membawa 24 atlet dengan mobil Rantis TNI/Double Cabin dan Bus.
“Rute kirab atlet keliling sekitar BSD City mengitari panggung, ITC, Hotel Trembesi, Eka Hospital, pom bensin perempatan. Kemudian putar balik, ke arah rumah dinas wali kota, ITC BSD dan berakhir di Arhanud Serpong Utara,” jelasnya.
“Akan ada mobil pengiring dengan tim musik, bendera dan hiasan simbol prestasi olahraga Kota Tangsel, maskot badut. Partisipasi masyarakat di sepanjang rute menyambut atlet juara dengan sorakan dan kibaran bendera,” sambung Hamka.
Target Porkot 2024 kemungkinan lebih sukses dibandingkan dengan Porkot 2023 di Pamulang, karena terdapat 25 cabang olahraga (Cabor) semakin banyak, dengan jumlah ribuan peserta.
Tahun 2024 ada tambahan lima cabang olahraga (cabor) baru, yakni menembak, e-sport, tinju, squash, dan sepatu roda. Maka, jumlah total cabor dalam Porkot Tangsel akan mencapai 25. Dengan penambahan lima cabor baru, jumlah atlet yang berpartisipasi juga diperkirakan meningkat signifikan.
“Tahun lalu 2000 itu dengan 20 cabor sekarang mungkin ada penambahan hingga 500 atau 600 orang atlet,” ucap Hamka.
Menurutnya, penambahan ini bukan tanpa alasan. Kata Hamka, spirit Porkot adalah sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Sehingga para teman-teman atlet juga dapat mempersiapkan diri dari jauh hari.

Siap Jadi Rumah Porprov
“Sebenarnya spiritnya porkot ini kan persiapan menuju Porprov. karena kita mau belajar teman-teman memanage sebuah multievent dan bagaimana juga mempersiapkan atlet ini dari jauh-jauh hari dengan kompetisi-kompetisi yang ada di Porprov,” jelasnya.
“Ini hajat yang sangat baik untuk kita belajar persiapan menjadi tuan rumah yang baik Porprov (Banten) nanti,” tambahnya.
Porkot Tangsel 2024 menjadi ajang persiapan yang matang bagi para atlet Tangsel menuju Porprov Banten 2026 mendatang, sekaligus menguatkan semangat olahraga di kalangan masyarakat kota berjuluk anggrek tersebut.
Hamka merinci cabang olahraga terdiri dari, atletik, bola basket, bola voli, bulu tangkis, catur, cricket, dayung, futsal, karate, kempo, penahan, panjat tebing, pencak silat, petanque, renang, sepakbola, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, woodball, squash, tinju, menembak, esport, dan sepatu roda.
“Untuk venu pertandingan tersebar di beberapa titik, di Kodiklat, MS Sport BSD City, Arhanud, Yonkav 9/SDK, Kecamatan Serpong Utara, Lapangan Camar Setu, Situ Pondok Jagung, PCC Pamulang, Mall WTC, Brigkav, Lapangan Paku Jaya, PTM Karbonet Setu, ISCI Ciputat, Sasana BBC Cilenggang, Aula Kelurahan Jelupang,” ia merinci.

Ajang Bergengsi Olahraga
Adapun jadwal pertandingan masing-masing cabor disesuaikan. Ada yang satu hari, maksimal empat hari. Misalnya karate satu hari selesai, termasuk renang dan lain sebagainya. Tapi bola voli dan panjat tebing misalnya butuh waktu tiga hingga empat hari.
“Mari meriahkan ajang tingkat kota ini dengan cara menghadiri di mana masing-masing cabor dilombakan dari masing-masing kecamatan,” ajaknya.
Hamka kembali menjelaskan Porkot seharusnya diadakan dua tahun sekali, namun di Kota Tangsel dilakukan setiap tahun.
“Pada umumnya per dua tahun, tapi di Kota Tangsel diselenggarakan setiap tahun,” ujarnya.
Sambung ia, selain persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada tahun 2026, juga untuk memberikan tempat bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan mereka.
”Ini sebagai wadah atlet untuk menguji hasil latihan secara rutin. Artinya semakin banyak mengikuti pertandingan, atlet akan semakin percaya diri dengan kemampuan mereka,” tambah Hamka.
Jika jarang mengikuti event-event tingkat kota dan provinsi maka mereka secara pengalaman akan minim. Dipastikan hasil dari pertandingan tingkat kota ini akan dipersiapkan mengikuti tingkat Provinsi pada 2026.
“Akan kita seleksi, terutama bagi yang juara nanti untuk dipersiapkan tampil di Porprov. Tentu dengan mengikuti pembinaan secara optimal untuk meraih juara umum,” tutupnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan