Beritabanten.com – Dalam rangka meningkatkan partisipasi belajar para palajar di Kota  Tangerang Selatan dibutuhkan kehadiran bus sekolah gratis. Fasilitas transportasi mudah dan nyaman teresbut akan menjadi penunjang penting dalam mewujudkan Tangsel yang cerdas, modern dan religius.

Hal tersebut kini terwujud oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Dishub Tangsel) dengan menambah lima rute baru bus sekolah gratis.

Terdapat banyak bus baru dengan disain menarik yang akan melayani pelajar untuk menuju di lima lokasi yang pelajar tentukan. Mereka akan menikmati layanan paripurna dengan kehadiran bus tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat menjelaskan bahwa penambahan rute ini bertujuan agar lebih banyak pelajar bisa merasakan manfaatnya.

“Kami harap bus sekolah gratis dapat menjangkau lebih banyak pelajar di berbagai wilayah dan sesuai dengan kebutuhan di setiap kecamatan. Kami terus memetakan wilayah lain yang memerlukan akses ini,” kata Ayep pada media, Senin (11/10/2024).

Armada bus sekolah gratis tersebut kini memiliki lima rute terbaru dengan tiga sesi operasional harian, yaitu sesi pertama pukul 06.00-07.00 WIB, sesi kedua pukul 12.00-13.00 WIB, dan sesi ketiga pukul 13.00-14.00 WIB.

Layanan bus sekolah gratis ini diatur sesuai dengan jadwal pulang sekolah di masing-masing wilayah, sehingga dapat memfasilitasi siswa pulang dengan nyaman.

Para pelajar sedang bersiap menaiki bus sekolah gratis – Foto Pemkot Tangsel.

Sistem Keamanan

Dishub Tangsel juga menerapkan teknologi Sistem Informasi Operasi Tracking dan Monitoring Bus (SIOPTIMUSS), sebuah sistem pelacakan real-time yang memungkinkan orang tua dan guru memantau posisi bus.

Sistem ini juga dilengkapi CCTV, sehingga siswa, orang tua, dan pihak sekolah dapat merasa aman saat menggunakan layanan ini.

Menurut Ayep, kerja sama dengan sekolah menjadi kunci sukses dari program ini. Pihak sekolah turut aktif dalam menyosialisasikan bus sekolah gratis ini kepada siswa dan orang tua, agar layanan bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami sangat terbantu dengan dukungan sekolah-sekolah yang terus memberikan informasi dan masukan. Hal ini membantu kami memastikan layanan bus sekolah tepat sasaran,” ujarnya.

Selain mengurangi beban biaya transportasi bagi siswa, Ayep berharap layanan ini bisa mengurangi kemacetan di jam sibuk, terutama saat jam sekolah.

“Lalu lintas di Tangsel berkurang signifikan ketika liburan sekolah tiba. Berarti penggunaan bus sekolah gratis sebagai solusi untuk mengurai kepadatan,” tega Ayep

Dirinya berharap, layanan bus sekolah gratis ini dapat menjangkau lebih banyak siswa, termasuk di sekolah-sekolah swasta yang belum terlayani sepenuhnya.

“Kami harapkan orang tua dapat membantu dan memberikan bimbingan kepada anak anaknya untuk dapat menggunakan layanan bus sekolah gratis ini selain memberikan kemudahan dan keselamatan tentunya ini membantu dalam mengurangi biaya transportasi para siswa,” jelasnya.

Pemerintah Tangsel mengajak seluruh siswa untuk menggunakan layanan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan upaya menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman.

“Yuk, manfaatkan bus sekolah gratis ini demi masa depan yang lebih baik!” tegas Ayep.

Penampakan bus melayani rute baru bagi pelajar – Foto Pemkot Tangsel

Daftar Rute Baru

Rute 5 dimulai dari Perumahan South City dan berakhir di SKH Negeri 1 Tangsel, melalui titik-titik seperti Kampus Universitas Terbuka, Jalan Dr. Setiabudi, Alun-alun Pamulang, Kantor Wali Kota Tangsel, Pasar Modern BSD, ITC BSD, Jalan Jalur Sutera Boulevard, Graha Jaya, hingga tiba di SKH Negeri 1 Tangsel.

Rute 6 dimulai dari Bus Stop Sasak Tinggi menuju SKH Negeri 1 Tangsel, melewati Jalan Bambu Apus, Jalan Pajajaran, Alun-alun Pamulang, Kantor Wali Kota Tangsel, Pasar Modern BSD, ITC BSD, Jalan Jalur Sutera Boulevard, Graha Raya, hingga ke SKH Negeri 1 Tangsel.

Rute 7 menghubungkan Kantor Kecamatan Pondok Aren dengan SMP Negeri 5 Tangsel, melewati beberapa sekolah seperti SMPN 14 Tangsel, SMA Plus Pembangunan Jaya, SMP Perigi/SMA Arif Rahman Hakim, Jalan Setu Raya, MTs Nurul Falah, SMAK BPK Penabur Jaya, Kelurahan Pondok Jaya, Simpang Puskesmas Pondok Aren, Amalina Islamic School, SMK Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, dan Perumahan Pondok Kacang Prima sebelum akhirnya tiba di SMP Negeri 5 Tangerang Selatan.

Rute 8 berawal dari Halte Perumahan Pondok Kacang Prima menuju SMPN 14 Tangsel, melalui SMP Negeri 5 Kota Tangerang Selatan, Perumahan Pondok Kacang Prima, SMK Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, Amalina Islamic School, Simpang Puskesmas Pondok Aren, Kelurahan Pondok Jaya, SMAK BPK Penabur Jaya, Jalan Raden Fatah, Jalan Setu Raya, SMP Perigi/SMA Arif Rahman Hakim, SMA Plus Pembangunan Jaya, dan Kantor Kecamatan Pondok Aren, hingga tiba di SMPN 14 Tangsel.

Terakhir, Rute 9 dimulai dari Alun-alun Pamulang menuju SKH Assalam, dengan rute yang meliputi Alun-alun Pamulang, Pamulang Square, Vila Dago, Pom Bensin Pamulang 2, Kantor Wali Kota Tangsel, Bundaran Maruga, Kantor Kelurahan Ciater, dan berakhir di SKH Assalam

Rute-rute ini dirancang untuk mempermudah akses siswa menuju sekolah di berbagai wilayah Tangerang Selatan. (Adv)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com