Beritabanten.com – Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB yang berdiri atas inisiasi para ulama harus berjalan untuk kepentingan umat. PKB sejatinya memperhatikan kepentingan itu setiap saat tanpa tergantung pada momen pemilu.

Demikian mengemuka ketika Ketua DPW Ahmad Fauzi memberikan sambutan di acara manaqiib Abdil Qodir Jealani.

Pebacaan dzikir, doa dan sejarah ulama terkenal tersebut dilaksanakan di salah satu perumahan di Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten pada hari ini Sabtu 10 Januari 2026.

Niat membangkitkan potensi PKB itu, dikatakan, merupakan arah baru pasca pelaksanaan Musyawarah Wilayah DPW PKB tahun 2025 yang kini masih berproses. Dalam proper test calon ketua DPW PKB terdapat materi tentang pentingnya kehadiran PKB setiap saat di masyarakat.

Kedepan, Pengurus PKB di segala tingkatan akan mempunyai kelompok kerja atau Pokja yang akan dipinpim langsunh oleh anggota legislatif. Kepentingan warga yang didampingi langsung oleh anggota legislatif akan efektif di lapangan disesuaikan dengan bidang tanggung jawab kelembagaan legislatif.

“Nanti akan ada Pokja Kependudukan yang akan mengurus kebutuhan data kependudukan. Jangan sampai orang yang berhak pelayanan BPJS untuk kemiskinan ekstrem dibiarkan tanpa penanganan,” dia jelaskan.

Begitu juga kepentingan warga lain seperti infra struktur, pelayanan tata kelola lingkungan dan pendidikan.

Ini semua harus dilakukan dengan pembentukan Pokja yang nanti bisa kerja sama dengan program pemerintah daerah.

“Jangan sampai anggota dewan tidak memahami program pembangunan dari pemerintah daerah. Anggota dewan harus kreatif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” dia meminta.

Karena itu, dia meminta kepada seluruh kader untuk selalu komunikasi dengan anggota legislatif yang nanti akan menjadi ketua Pokja sesuai dengan bidangnya. Komunikasi kader pada anggota dewan nantinya akan memberikan arah kreatifitas dalam memberikan pelayanan.

“Kehadiran setiap saat PKB di masyarakat akan menentukan seberapa kepercayaan masyarakat. Jangan datang tahun 2028 pas mau pemilu, bisa repot nanti,” demikian dia menutup. (Red)

 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com