Beritabanten.clom – Warga di kawasan Perumnas, Kota Tangerang, dibuat resah setelah beredar informasi mengenai aksi penusukan yang diduga dilakukan oleh seorang pria tak dikenal di sejumlah lokasi. Salah satu insiden terjadi di Jalan Bawang VII, Perumnas 1, Kecamatan Cibodas, pada Kamis, 9 Juli 2026, sekitar pukul 10.45 WIB.

 

Berdasarkan informasi yang beredar, seorang warga menjadi korban dalam kejadian tersebut dan mengalami luka akibat serangan senjata tajam. Korban diketahui telah mendapat penanganan medis di sebuah klinik. Rekaman yang diduga memperlihatkan aksi pelaku juga beredar luas di media sosial.

 

Selain di Jalan Bawang VII, pelaku diduga melakukan aksi serupa di beberapa lokasi lain, di antaranya Jalan Rusa dan Jalan Tampak Siring di Perumnas 2, serta Jalan Sawo di Perumnas 1 dan Jalan Singkarak serta Jalan Mataram di Perumnas 3. Informasi yang beredar menyebutkan pelaku diduga menyerang korban secara acak tanpa motif yang jelas.

 

Di media sosial juga muncul klaim bahwa terdapat korban luka berat hingga dua orang meninggal dunia. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian yang membenarkan keterkaitan seluruh peristiwa tersebut maupun jumlah pasti korban. Karena itu, informasi tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

 

Menurut Teori Aktivitas Rutin (Routine Activity Theory) yang dikembangkan Lawrence Cohen dan Marcus Felson, tindak kejahatan dapat terjadi ketika tiga unsur bertemu dalam waktu yang sama, yaitu adanya pelaku yang termotivasi, target yang rentan, serta lemahnya pengawasan di lingkungan sekitar. Teori ini menunjukkan pentingnya kehadiran aparat keamanan, pengawasan lingkungan, dan partisipasi masyarakat dalam mencegah terjadinya kejahatan.

 

Untuk menghindari kejadian serupa, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, menghindari bepergian seorang diri di lokasi yang sepi, segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan. Di sisi lain, aparat kepolisian diharapkan segera mengungkap pelaku dan memberikan kepastian informasi kepada masyarakat guna menjaga rasa aman di lingkungan permukiman.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com