Beritabanten.com – Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah instansi pemerintah mulai terasa dampaknya pada aktivitas lalu lintas ibu kota. Pada Jumat pagi, 16 Juni 2026 sejumlah ruas jalan utama yang biasanya dipadati kendaraan tampak lebih lengang dibandingkan hari kerja pada umumnya.

Pantauan di sejumlah titik di Kota Tangerang Selatan menunjukkan volume kendaraan yang melintas mengalami penurunan. Arus lalu lintas di kawasan perkantoran pemerintahan, termasuk jalur menuju pusat administrasi negara, terpantau lebih lancar. Waktu tempuh perjalanan pun relatif lebih singkat dibandingkan hari-hari biasa.

Kondisi tersebut dinilai sebagai salah satu dampak langsung dari kebijakan fleksibilitas kerja yang memungkinkan pegawai pemerintah menjalankan tugas dari rumah. Berkurangnya mobilitas ASN turut mengurangi kepadatan kendaraan pribadi maupun transportasi umum pada jam sibuk.

Sejumlah pengendara mengaku merasakan perbedaan signifikan pada perjalanan pagi hari. Kemacetan yang biasanya terjadi di beberapa ruas protokol terlihat berkurang, sehingga perjalanan menuju tempat kerja menjadi lebih nyaman dan efisien.

Di sisi lain, pelaku usaha di sekitar kawasan perkantoran mengaku mengalami penurunan jumlah pelanggan. Warung makan, kedai kopi, hingga pedagang kaki lima yang selama ini mengandalkan aktivitas pegawai kantoran merasakan berkurangnya kunjungan sejak penerapan WFH diberlakukan.

Ketua IMO Indonesia Banten Sudin Antoro menilai kebijakan kerja fleksibel dapat menjadi salah satu instrumen pengendalian kemacetan di kota-kota besar. Namun, penerapannya perlu diimbangi dengan evaluasi berkala agar pelayanan publik tetap berjalan optimal dan produktivitas aparatur tidak terganggu.

Pemerintah sebelumnya menerapkan kebijakan WFH bagi sebagian ASN sebagai bagian dari pengaturan pola kerja yang lebih fleksibel. Selain mendukung efisiensi, langkah tersebut juga diharapkan mampu mengurangi beban lalu lintas dan memberikan ruang gerak yang lebih baik bagi masyarakat pengguna jalan.

Meski demikian, sejumlah pihak mengingatkan bahwa dampak ekonomi terhadap sektor usaha di sekitar kawasan perkantoran perlu menjadi perhatian. Kebijakan fleksibilitas kerja dinilai harus disertai strategi yang mampu menjaga keseimbangan antara efisiensi birokrasi dan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan berkurangnya aktivitas perjalanan pegawai pemerintah pada hari kerja, wajah jalanan ibu kota pada Jumat ini tampak berbeda. Jika biasanya dipenuhi antrean kendaraan, kini sejumlah ruas jalan terlihat lebih lengang, memberikan gambaran bagaimana perubahan pola kerja dapat memengaruhi dinamika perkotaan secara langsung. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com