Beritabanten.com — Dinamika kerja kehumasan dan komunikasi publik di lingkungan Kementerian Agama RI terus bergerak mengikuti tantangan zaman digital.

Hal itu tergambar dalam pembahasan agenda internal yang dijalani Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag RI, mulai dari paparan strategi komunikasi hingga penguatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama RI, Tobib Al-Ashar mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja memaparkan berbagai kerja kehumasan yang dinamis di hadapan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, pada Jumat 22 Mei.2026.

Dalam paparannya, Biro HKP menyoroti strategi merawat kepercayaan publik (public trust) sekaligus menangkal hoaks di tengah derasnya arus informasi digital.

“Kerja-kerja komunikasi publik saat ini menghadapi tantangan luar biasa di dunia digital. Kita hidup di tengah digital society, ketika setiap orang merasa punya hak bicara dan menyampaikan opini,” ujar Tobieb, dikutip dalam laman facebook-nya, Sabtu 23 Mei.2026.

Selain membahas strategi komunikasi publik, Biro HKP juga menggelar program internal bertajuk *HKP Level Up*. Program rutin yang digelar dua pekan sekali itu menjadi ruang peningkatan kompetensi bagi para Pranata Humas di lingkungan Kemenag RI.

Pada sesi terbaru, peserta membahas tema “Anatomi Konten Clipper dan Rekayasa Perhatian Publik”, yang dinilai penting untuk memahami pola distribusi informasi dan pembentukan opini di media sosial.

Tak hanya fokus pada penguatan komunikasi publik, Biro HKP juga memberikan pembekalan kepada 12 PNS baru. Dalam pengayaan tersebut, Tobieb menekankan enam hal penting yang perlu menjadi perhatian ASN muda.

“PNS baru harus terus meningkatkan kompetensi dan skill, menjaga profesionalitas dan integritas, adaptif terhadap perubahan, membangun relasi, berorientasi pada pengabdian, serta menjaga keseimbangan hidup agar tetap bahagia,” katanya.

Berbagai agenda tersebut menjadi gambaran “dapur redaksi” Kemenag RI dalam mengelola informasi publik, membangun kepercayaan masyarakat, sekaligus menyiapkan SDM humas yang adaptif di era digital. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com