Beritabanten.com — Korps Lalu Lintas Polri melakukan rekonstruksi kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, dengan menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA).
Korlantas Polri memanfaatkan teknologi tersebut untuk mengurai secara detail kronologi tabrakan yang terjadi pada Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20.50 WIB.
Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe menjelaskan, pihaknya memiliki dua jenis perangkat TAA, yakni statis dan portable.
Perangkat statis digunakan untuk merekam kondisi lingkungan tempat kejadian perkara secara 360 derajat dengan kualitas hingga 4K, yang kemudian dapat divisualisasikan dalam bentuk tiga dimensi. Sementara perangkat portable digunakan untuk mendukung pengumpulan data di lapangan.
“Hasil rekaman ini menjadi alat bukti elektronik yang sah dan akan digunakan dalam proses penyidikan hingga persidangan,” ujar Sandhi.
Menurutnya, data tersebut nantinya akan diserahkan kepada jaksa penuntut umum hingga hakim sebagai dasar dalam proses penuntutan dan pengambilan keputusan hukum.
Selain rekonstruksi, Korlantas juga menyoroti keterlibatan taksi listrik berwarna hijau dalam insiden tersebut. Evaluasi terhadap perusahaan taksi terkait akan dilakukan, menyusul sejumlah kejadian serupa yang melibatkan armada tersebut.
Di sisi lain, insiden ini diharapkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk PT KAI, untuk memperkuat sistem keselamatan dan informasi operasional perkeretaapian.
Peristiwa bermula dari dugaan korsleting listrik pada kendaraan taksi online di perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Kendaraan tersebut kemudian tertabrak KRL relasi Cikarang–Jakarta, yang berdampak pada terganggunya perjalanan kereta lainnya.
Akibat kecelakaan ini, sedikitnya 15 orang meninggal dunia, sementara puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi.
Saat ini, pengemudi taksi listrik telah diamankan oleh Polres Metro Bekasi Kota guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan