Beritabanten.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang terus memperkuat upaya penanggulangan banjir dengan menggandeng TNI dalam kolaborasi jangka panjang. Langkah ini ditujukan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses, serta menuntaskan persoalan banjir secara menyeluruh, khususnya menjelang musim hujan.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menyampaikan bahwa sinergi ini juga menyasar penertiban bangunan liar di sepanjang aliran sungai dan pembersihan saluran air guna menjaga kapasitas hidrolik sungai.

“Penanganan akan dilakukan menyeluruh, termasuk normalisasi dan pembersihan saluran dari sedimentasi dan sampah, agar sistem drainase kota bekerja optimal saat musim hujan,” kata Taufik, Senin (11/8/2025).

Salah satu kegiatan kolaboratif yang telah berjalan adalah kerja bakti massal akhir pekan lalu di kawasan Pasar Sipon, Cipondoh. Dalam kegiatan bertajuk Serbuan Teritorial Serentak, Dinas PUPR mengerahkan dua alat berat serta 75 personel tim pemeliharaan untuk melakukan pengerukan Kali Sipon.

Komandan Kodim 05/06 Tangerang, Letkol Inf Ary Sutrisno, menjelaskan bahwa pemilihan Pasar Sipon bukan tanpa alasan. Wilayah ini dinilai strategis dan rawan banjir, sehingga menjadi fokus utama dalam penanganan.

“Kami ingin kegiatan ini bukan sekadar simbolik, tetapi benar-benar membawa perubahan dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa sinergi lintas sektor, khususnya antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan bahwa Pemkot tengah melanjutkan pengerukan dan normalisasi aliran Kali Wetan dengan alat berat, untuk meningkatkan daya tampung air sebelum bermuara ke Kali Angke.

“Pengerukan ini adalah langkah konkret mencegah banjir di kawasan padat permukiman,” ungkapnya.

Selain itu, Pemkot juga sedang memetakan penanganan banjir di beberapa titik krusial seperti Perumahan Duren Villa di Sudimara Selatan, Kecamatan Karang Tengah, serta kawasan Poris Paradise, Cipondoh, yang kerap terdampak banjir saat hujan deras.

“Upaya yang dilakukan mencakup normalisasi sungai, peninggian tanggul, dan kerja sama lintas wilayah. Kami berharap semua langkah ini bisa secara signifikan menurunkan risiko banjir dan menciptakan lingkungan yang aman bagi warga,” pungkas Sachrudin.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, Pemkot Tangerang optimistis mampu membangun sistem penanganan banjir yang lebih efektif dan berkelanjutan. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com