Beritabanten.com – ,Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang resmi menutup program Pelatihan Teknisi Air Conditioner (AC) yang telah berlangsung selama sebulan penuh, mulai dari 2 Juli hingga 5 Agustus 2025.

Pelatihan ini dilaksanakan di BLK Cipondoh dan diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Kota Tangerang.

Effi Susanti, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BLK Kota Tangerang, menyampaikan bahwa program ini berhasil mencetak belasan calon teknisi AC yang kini memiliki keterampilan teknis dan pengalaman kerja yang siap diterapkan secara profesional. Sebelum penutupan, peserta telah mengikuti uji sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bekal untuk melamar kerja atau membuka usaha secara mandiri.

“Setelah pelatihan ini, kami akan terus mendampingi peserta, baik yang ingin membuka usaha sendiri maupun yang siap bekerja di sektor industri. Kami juga akan menginformasikan berbagai lowongan kerja yang relevan agar keterampilan mereka bisa langsung diterapkan,” ujar Effi.

Pelatihan ini mendapat apresiasi dari instruktur, Hasan Kurniawan, yang menyebut bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Program pelatihan disusun secara intensif mulai dari pengenalan teori dasar hingga praktik lapangan, guna memastikan peserta benar-benar siap bekerja secara profesional.

“Sebagian besar peserta awalnya belum memiliki kemampuan teknis. Kini mereka mampu menangani pekerjaan di bidang teknisi AC secara langsung. Ini capaian yang luar biasa,” kata Hasan.

Salah satu peserta, Asep Awaluddin asal Kecamatan Larangan, menyatakan pelatihan ini sangat membuka peluang kerja dan usaha. Ia berencana mengembangkan usaha jasa servis AC secara mandiri bersama rekan-rekannya yang turut mengikuti pelatihan.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, apalagi kebutuhan teknisi AC di kota besar seperti Tangerang cukup tinggi. Kami optimistis bisa memanfaatkan peluang ini untuk berwirausaha dan membantu menekan angka pengangguran,” tutur Asep.

Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menciptakan tenaga kerja berdaya saing tinggi, sekaligus sebagai solusi nyata mengurangi angka pengangguran terbuka di daerah. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com