Beritabanten.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem parkir di Pasar Kranggot. Langkah ini diambil menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait kondisi parkir yang semrawut dan dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung pasar.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Cilegon, Fitriadi Ahmad, dalam dialog publik bersama Radio Republik Indonesia (RRI) pada Senin (23/6/2025).

Menurut Fitriadi, saat ini terdapat 17 titik parkir yang tersebar di kawasan Pasar Kranggot, yang memiliki luas hampir lima hektare. Namun, distribusi titik parkir tersebut dinilai belum ideal, sehingga kerap menimbulkan kemacetan dan kesulitan akses bagi para pengunjung.

“Kami telah mengirimkan data jumlah titik parkir tersebut kepada Dinas Perhubungan Kota Cilegon untuk dilakukan kajian lebih lanjut,” ujarnya.

Jika dari hasil evaluasi ditemukan bahwa distribusi parkir perlu ditata ulang, maka penertiban dan penataan segera akan dilakukan. Dinas Perhubungan (Dishub) akan bertindak sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan teknis, termasuk penempatan petugas parkir yang akan membantu mengarahkan kendaraan agar tidak parkir sembarangan.

Fitriadi menekankan pentingnya kehadiran petugas parkir resmi dari instansi terkait untuk memastikan pengelolaan parkir berjalan dengan lebih tertib dan disiplin.

“Tentunya langkah ini bertujuan untuk menghindari praktik parkir liar yang selama ini menjadi penyebab kemacetan dan ketidaknyamanan di kawasan pasar,” katanya.

Evaluasi ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 24 Juni 2025. Pemerintah berharap, setelah seluruh proses evaluasi dan penataan rampung, kondisi Pasar Kranggot akan jauh lebih tertib, khususnya dalam aspek perparkiran.

Dengan sistem parkir yang lebih terorganisir, diharapkan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan pasar dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com