Beritabanten.com – Wali Kota Cilegon, Robinsar, tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan infrastruktur yang masih terjadi di kotanya. Ia secara terbuka mengakui masih banyak titik jalan yang mengalami kerusakan, minimnya penerangan jalan umum, tumpukan sampah yang belum tertangani dengan baik, hingga genangan banjir yang kerap muncul di beberapa wilayah.
“Kalau dibilang masih banyak jalan rusak, benar. Jalan masih gelap? Benar. Sampah menumpuk? Iya. Titik banjir? Masih ada,” ungkap Robinsar saat menjawab kritik dari para mahasiswa dalam forum dialog, Jumat (14/6/2025).
Menurut Robinsar, seluruh permasalahan tersebut sudah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pemkot Cilegon, kata dia, telah melakukan pendataan secara langsung di lapangan mulai dari tingkat desa hingga kelurahan untuk memetakan kondisi infrastruktur secara detail.
“Saya sudah turun langsung ke desa dan kelurahan. Semua titik sudah kami catat. Ini akan menjadi prioritas penanganan,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh persoalan yang dikeluhkan masyarakat itu nantinya akan dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Robinsar menegaskan, lima tahun ke depan akan menjadi masa kerja pemerintahannya untuk menuntaskan berbagai persoalan tersebut.
“Saya ingin membuktikan bahwa kita mampu menyelesaikan persoalan ini. Inilah tugas utama kami selama lima tahun ke depan,” tegas Robinsar.
Lebih jauh, Robinsar mengajak seluruh masyarakat Kota Cilegon untuk terus mengawasi dan memberikan masukan dalam proses pembangunan. Menurutnya, partisipasi aktif warga akan membantu pemerintah agar lebih peka dan tanggap dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan