Beritabanten.com – Salah satu pelajar SMA 17 Pandeglang respons dengan mengunakan media sosial terkait jalan rusak di wilayahanya
SMA tersebut terelatak di Kampung Geyon, Desa Karya Buana, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.
Respon dia dengan membuat vidoe yang kemudian ditayangkan di kanal Instagram (IG) dan TikTok pribadinya sehingga viral dengan para netizen yang membagikan video tersebut.
Dia adalah Syahfa Intania warga Kampung Ciseureuheun, Desa Ciseureuheun, Kecamatan Cigeulis dan kini duduk di kelas 11 di SMA 17 Pandeglang.
Gadis cantik berkerudung tersebut bersuara lantang dirinya merasa terganggu dan terhambat atas kondisi jalan rusak yang tak kunjung segera diperbaiki oleh Pemkab Pandeglang.
“Jujur kami sebagai siswa-siswa sekaligus masyarakat Ciseureuheun merasa terganggu dengan kondisi jalan yang sampai saat ini, belum ada perbaikan sama sekali,” kata Syahfa ini, dikutip media, Rabu (14//5/2025)
Menurut dia, alasan berani bersuara lantang terkait kondisi jalan rusak tersebut karana rasa khawatir akan bahanya bagi warga yang akan melintasi jalan tersebut.
“Kami sebagai siswa-siswi merasa terhambat dan terganggu karena jalan di Kampung kami yang sudah sangat rusak itu,” tegas wanita berkerudung ini.
Akibat jalan rusak, dikatakan, menimpa bukan hanya pada teman satu sekolahnya tapi juga menyasar pada masyarakat di Kampungnya.
“Contohnya, yang akan berpergian jauh, bekerja, yang mencari nafkah untuk keluarganya dan lainnya, mereka dan kami semua merasakan kesulitan itu,” keluhnya.
Hal yang paling penting dari akibat jalan rusak tersebut akan terjadi ketika turun hujan, pernah sulit dilalui dan memakan korban karena licin dan berbatuan.
“Kondisi cuaca sering turun hujan, menyebabkan jalan menjadi licin. Bahkan tak jarang, banyak korban kecelakaan yang dikarenakan jalan yang sudah rusak, licin dan bebatuan yang berserakan di tengah jalan,” demikian dia menutup. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan