Beritabanten.com – Supir angkot jurusan Muncul Ciputat bernama Anton mengaku kesulitan mendapatkan penumpang pada lebaran 2025.

Dia menjelaskan penurunan penumpang aangat terasa ketika dua hari sebelum lebaran 2025 di Pasar Ciputat Kota Tangerang Selatan.

“Lebaran tahun ini sepi, dua sebelum lebaran kemaren susah banaget dapat penumpang. Sangat beda dengan tahun sebelumnya,” katanya Kamis (3/4/2025).

Dia harus bersusah payah mencari penumpang di tengah kemacetan yang biasa terjadi di Pasar Ciputat. Banyaknya kendaraan yang ada ternyata tidak berbanding lurus dengan penumpang.

“Kalau macet sih masih ada, kan banyak motor yang parkir di bawah flay over Pasar Ciputat. Tapi ora (tidak) ada penumpangnya. Kita harus bertempur untuk mendapatkan sewa,” keluh dia.

Menurut dia hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh daya beli masyarakat yang terjun bebas.

Banyak orang beralih memilih jenis produk pangan yang biasa laris di musim libur lebaran

“Tukang daging mengeluh jualannya nyusut hampri lima pukuh persen. Mungkin beralih dafi daging sapi ke daging ayam. Bahkan hanya belanja telor untuk merayakan Idul Fitri,” ungkapnya.

Meski demikian dia tetap menjalani profesinya dengan kewajiban memberikan nafkah untuk istri dan dua anaknya.

“Saya malam takbiran tetap narik, tapi ya gitu tetap sepi. Saya lihat banyak yang berkunjung ke pasar malam di depan Pamulang Square, tapi pedagang tetap ngaku sepi pembelu,” jelasnya.

Dia juga menduga penyebab turunnya pendapayan dirinya dan para pedagang tersebut oleh pola efisiensi yang terjadi belakangan ini.

“Gini-gini kan saya baca-baca di Tik Tok dan lainnya, katanya ada efisiensi anggaran sehingga daya beli masyarakat menurun drastis,” demikian dia menutup. ( Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com