Beritabanten.com – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menyakini pondok pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang bisa melahirkan sosok yang mampu menguasai ilmu agama sekaligus berbagai keterampilan.
Dirinya mengaku sempat mempragakan beberapa jurus dengan para santri di tengah kemeriahan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren (Pospekot) tingkat Kota Tangsel 2025 beberapa waktu lalu.
“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami bangga atas terselenggaranya Pospekot 2025 ini,’ katanya dalam keterangan resmi, Senin (24/2/2025).
Bagi Pilar, acara tersebut merupakan bukti nyata bahwa pondok pesantren bukan hanya sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga memiliki potensi besar dalam bidang lain seperti olahraga dan seni.
Soerang santri adalah sosok yang harus bisa menguasai ilmu agama sekaligus mampu untuk melatih diri dalam kecakapan berbagai bidang keterampilan yang salah satunya ilmu bela diri.
“Acara Pospoket bisa menjadi alat komunikasi kepada masyarakat bahwa bahwa santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama saja, tetapi juga memiliki keterampilan dan kreativitas dalam berbagai bidang,” lanjutnya.
Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangsel, dikatakan, mendukung total posisi pondok pesantren sebagai ujung tombak pembangunan.

Pilar berpendapat, pondok pesantren tidak hanya mencetak calon dai dan ulama, tetapi juga melahirkan atlet-atlet dan ahli di berbagai bidang.
“Pemkot Tangsel bersemangat menjadikan pondok pesantren sebagai menjadi ujung tombak pembangunan. Bukan hanya mencetak calon dai dan ulama, tetapi juga menghasilkan ahli-ahli di bidang lain,” tutur Pilar.
“Pondok pesantren tidak bisa dipandang sebelah mata dibandingkan dengan sekolah formal lainnya. Lulusan pesantren memiliki nilai-nilai kepribadian yang luhur, dan saya yakin mereka akan menjadi pemimpin yang amanah di masa depan,” dia tambahkan.
Dia juga sangat mendukung tageline Pospekot 2025 yang berbunyi “Berolahraga, Berkesenian, Berkarakter” serta tema “Santri dalam Berolahraga dan Berkesenian Menuju Tangerang Selatan yang Hebat”.
Dia menaruh harapan besar pada event tersebut bisa menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan bakat terbaik mereka serta meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Ada tujuh cabang olahraga yang akan dipertandingkan dengan beragam kategori. Para santri dapat menggali bakat terbaiknya serta menjadikan agenda ini sebagai wadah untuk berprestasi,” Pilar berharap.
Selain itu, para pemenang Pospekot 2025 akan berkesempatan untuk mewakili Kota Tangsel dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Nasional (Pospenas) yang akan digelar pada akhir tahun ini.
Dengan adanya Pospekot 2025, diharapkan para santri dapat terus berkembang, tidak hanya dalam aspek keagamaan tetapi juga dalam olahraga dan seni, sehingga dapat menjadi penerus bangsa dan membawa kemajuan bagi Kota Tangsel.
“Jadi siap-siap adik-adik semua, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian,” demikian Pilar menutup. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan