Beritabanten.com – Pihak Satlantas Polres Cilegon menemui korban kecelakaan yang terjadi akibat tersenggol bus berplat nomor dari Jawa Tengah yang diduga melakukan aksi ugal-ugalan di Jalan Raya Anyer-Jakarta, tepatnya di Kelurahan Tambang Ayam, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

Kecelakaan tersebut melibatkan bus dan sepeda motor yang dikendarai oleh Mulyati, seorang perempuan asal Kampung Kareo, Kelurahan Sindang Karya, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Mulya Sugiharto, menjelaskan bahwa pihak kepolisian baru mendapatkan identitas korban pada Minggu (19/1/2025), sehari setelah terjadinya kecelakaan pada Sabtu (18/1/2025).

Setelah mengetahui identitas dan alamat korban, pihaknya langsung mendatangi kediaman korban sekitar pukul 21.00 WIB untuk memberikan perhatian dan memastikan kondisi korban.

“Alhamdulillah atas bantuan dari masyarakat, perangkat desa, dan pak babin, kami dapat mengetahui identitas korban yang terlibat kecelakaan antara bus dan sepeda motor. Kami langsung menemui korban di rumahnya,” ujar AKP Mulya pada Senin (20/1/2025).

AKP Mulya menambahkan bahwa kedatangan mereka ke rumah korban adalah untuk bersilaturahmi sekaligus melihat kondisi korban setelah kecelakaan.

Selain itu, langkah ini juga merupakan upaya percepatan proses laporan polisi apabila korban sudah siap untuk membuat laporan terkait kejadian tersebut.

“Ini adalah bagian dari keseriusan kami dalam menindaklanjuti peristiwa ini dan memastikan langkah tegas terhadap kejadian kecelakaan tersebut,” jelasnya.

Diketahui, korban Mulyati mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut dan sudah mendapatkan perawatan mandiri.

Sementara itu, pengemudi bus dan kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan oleh Unit Lakalantas Satlantas Polres Cilegon untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk pengendara bus, kami masih melakukan pemeriksaan. Kami juga memberikan himbauan kepada seluruh pengendara bus lainnya agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengemudi dengan santun, serta menjaga keselamatan diri dan pengendara lain,” tegas AKP Mulya.

Kecelakaan tersebut terjadi saat bus berplat nomor K 7170 KB, yang diketahui berasal dari Jawa Tengah, melakukan aksi ugal-ugalan di Jalan Raya Anyer-Jakarta.

Kejadian ini terekam dalam video yang diambil oleh seorang pengendara motor yang merasa geram dengan perilaku ugal-ugalan pengemudi bus.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat bus melaju dengan kecepatan tinggi, membunyikan klakson telolet berulang kali, dan bersaing dengan kendaraan lain.

Saat bus menyalip kendaraan motor yang dikendarai oleh korban, keduanya berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan, sebuah mobil Pertamina. Akibatnya, kendaraan motor tersebut tersenggol dan menyebabkan korban terjatuh.

Video tersebut segera menyebar dan menjadi perhatian luas warganet, yang mengecam perilaku ugal-ugalan pengemudi bus tersebut.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengusut tuntas kasus ini dan memastikan tindakan tegas terhadap pelaku. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com