Beritabanten.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatatkan angka signifikan dalam penanganan aduan kebencanaan sepanjang 2024, dengan total 2.395 aduan yang telah ditindaklanjuti.
Berdasarkan laporan, berbagai permasalahan kebencanaan seperti evakuasi hewan liar, kebakaran dan sarang tawon menjadi yang paling sering dilaporkan oleh masyarakat.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Ubaidillah Ansar, mengatakan bahwa respons cepat dalam menangani aduan-aduan ini mencerminkan komitmen BPBD untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan warga.
Ia menambahkan, dalam lima tahun terakhir, respons time rata-rata BPBD Kota Tangerang selalu tercatat di bawah 15 menit. Pada 2023, waktu respons kebakaran tercatat 12,37 menit.

“Aduan terbanyak yang ditangani oleh BPBD Kota Tangerang meliputi evakuasi hewan liar sebanyak 471 aduan, pemadaman kebakaran 249 aduan, evakuasi sarang tawon 185 aduan serta evakuasi pohon tumbang sebanyak 166 aduan,” ujar Ubaidillah, Kamis (16/1/2025).
Selain itu, BPBD juga menangani berbagai aduan lainnya, seperti pencarian barang berharga, pelepasan cincin, banjir, serta monitoring dampak cuaca ekstrem. Tak hanya itu, sepanjang 2024, BPBD juga melaksanakan edukasi dan kunjungan pendidikan dengan total 453 layanan, yang terus berjalan rutin setiap hari baik di Mako BPBD maupun pos-pos UPT.
BPBD Kota Tangerang selalu siap siaga memberikan layanan 24 jam penuh kepada masyarakat. Untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan, masyarakat dapat menghubungi hotline Mako Damkar BPBD Kota Tangerang di nomor 021-558-2144.
Dalam menghadapi cuaca ekstrem, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air, khususnya di wilayah rawan bencana. Masyarakat juga diharapkan memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG di https://cuaca.bmkg.go.id atau melalui media sosial @bmkgwilayah2 dan @bpbdkotatangerang.
“Dengan terus memantau cuaca dan informasi bencana, diharapkan masyarakat bisa lebih siap menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi,” tutup Ubaidillah.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan