Beritabanten.com – Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menjalani periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan damai, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengunjungi Kota Cilegon, Banten.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keandalan pasokan energi, seperti listrik, Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama periode Nataru.
Bahlil didampingi oleh Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati dan Anggota Komite BPH Migas Basuki Trikora Putra dalam rangka memastikan pasokan energi yang lancar. Kunjungan pertama dimulai di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya di Cilegon.
“Perintah Bapak Presiden Prabowo, kami bersama tim dari Kementerian ESDM, PT Pertamina, dan PT PLN selalu melakukan pengecekan dan memastikan bahwa semua masyarakat mendapatkan suplai listrik menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Bahlil.
Selanjutnya, Bahlil melanjutkan kunjungannya untuk memeriksa kesiapan BBM untuk kapal di Pelabuhan Merak.
“Alhamdulillah, minyak sudah tidak ada masalah, baik dari stok maupun persiapan untuk suplai ke kapal-kapal yang berangkat dari sini,” tambah Bahlil.
Usai mengunjungi Pelabuhan Merak, Bahlil juga meninjau Terminal BBM Tanjung Gerem di Cilegon. Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan bahwa ketersediaan LPG dan BBM di tingkat nasional berada dalam kondisi aman.
“Prognosis ketahanan stok LPG nasional dalam kondisi aman dengan coverage days LPG rata-rata 17,12 hari, begitu juga dengan BBM, baik Gasoline, Gasoil, Kerosene, maupun Avtur, dengan ketahanan stok 18-20 hari,” ungkap Bahlil.
Ia memastikan bahwa ketersediaan pasokan energi untuk Nataru akan mencukupi, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang. “LPG dan BBM kita aman. Jadi, bagi yang merayakan Natal dan Tahun Baru, tidak perlu khawatir,” tegas Bahlil.
Erika Retnowati, Kepala BPH Migas, juga menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan sinergi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan pasokan energi yang aman selama Nataru.
“Posko Nasional Sektor ESDM untuk Nataru Tahun 2024/2025 sudah dibuka sejak 19 Desember 2024 dan akan berlangsung hingga 7 Januari 2025. Kami memastikan pasokan energi tersedia dengan baik di seluruh pelosok negeri,” jelas Erika.
Bahlil dan rombongan juga melakukan kunjungan lapangan ke LPG Terminal Pertamina Tanjung Sekong, yang melayani sekitar 40% kebutuhan LPG Nasional. Bahlil mengungkapkan bahwa kondisi operasional di terminal tersebut berjalan dengan baik dan aman.
Basuki Trikora Putra, Anggota Komite BPH Migas, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari Satgas Nataru 2024/2025 untuk memastikan kesiapan pasokan energi.
“Kami melihat langsung di lapangan bagaimana kesiapan Badan Usaha Penugasan Pertamina dalam mendistribusikan BBM dan LPG agar kebutuhan masyarakat, khususnya yang merayakan Natal dan Tahun Baru, dapat terpenuhi,” ujar Tiko.
Dengan kondisi pasokan yang aman, Bahlil berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman dan tanpa gangguan. “Kami ingin memastikan bahwa kondisi ini aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkasnya.
Selain Bahlil, Erika, dan Tiko, turut hadir dalam kunjungan tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu, serta sejumlah pejabat lainnya dari Kementerian ESDM dan PT Pertamina. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan