Beritabanten.com – Kondisi perekonomian yang belum stabil saat ini berimbas pada meningkatnya beban masyarakat dan potensi kenaikan angka pengangguran di Kota Cilegon. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melalui Dinas UMKM telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendukung penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Kepala Dinas UMKM Cilegon, Maman, menjelaskan bahwa salah satu langkah yang diambil adalah dengan meluncurkan platform digital marketplace “Pujasagon”. Platform ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan transaksi produk UMKM lokal.

Selain itu, pemerintah juga memfasilitasi pelaku UMKM dengan menggelar bazar setiap hari Jumat di lingkungan kantor walikota, untuk memberikan kesempatan berjualan langsung kepada masyarakat.

“Pemda juga mendukung promosi produk UMKM dengan memasang reklame dan memberikan fasilitas pengurusan izin usaha, sertifikat halal, dan izin edar secara gratis. Semua ini dilakukan untuk mendorong penumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat daya saing UMKM di Cilegon,” ujar Maman.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, menambahkan bahwa Cilegon saat ini tercatat sebagai kota dengan nilai investasi tertinggi di Provinsi Banten. Namun, meskipun investasi yang masuk cukup besar, hal ini belum secara signifikan meningkatkan penyerapan tenaga kerja untuk masyarakat lokal.

“Ini menjadi tantangan besar bagi kami, terutama dalam hal peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat. Oleh karena itu, kami tengah melakukan studi dan kajian tentang cara agar masyarakat Cilegon bisa merasakan dampak positif dari tingginya nilai investasi yang ada di kota ini,” jelas Sabri.

Sabri juga mengungkapkan mengenai pengelolaan sampah di Cilegon. Pemerintah Kota Cilegon berencana membangun instalasi pengolahan sampah pada tahun 2025 mendatang. Diharapkan, pembangunan ini dapat menyelesaikan permasalahan sampah yang selama ini menjadi kendala.

“Namun, yang tak kalah penting adalah kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup saat ini tengah melakukan uji coba sistem pemilahan sampah berbasis warna kantong plastik. Dengan strategi ini, diharapkan pengolahan sampah bisa lebih efisien dan efektif,” tambah Sabri.

Pemerintah Kota Cilegon terus berupaya untuk menciptakan solusi bagi permasalahan ekonomi dan lingkungan, agar bisa mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com