Beritabanten.com – Dua gadis cilik asal Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Jombang, ditemukan tewas tenggelam di sebuah kubangan yang terletak tak jauh dari rumah mereka pada Senin (9/12) sore.

Keduanya sempat dinyatakan hilang setelah pulang dari mengaji, namun akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di bekas kolam ikan dekat rumah mereka.

Korban tewas adalah NAH (9) dan NLM (7), dua saudara kandung yang tinggal di Desa Jombatan, Kesamben, Jombang. M Hufron, Kepala Desa Jombatan, menjelaskan bahwa meski keluarga korban sudah lama tinggal di desa tersebut, mereka bukan penduduk asli Desa Jombatan berdasarkan KTP.

Peristiwa tragis ini bermula pada sore hari ketika kedua gadis itu pergi ke masjid untuk mengaji. Namun, setelah waktu asar, keduanya tidak kembali ke rumah. “Setelah asar, keluarga melaporkan keduanya hilang,” kata Hufron.

Pencarian pun dilakukan oleh orang tua korban bersama warga sekitar. Sekitar pukul 19.00 WIB, kedua gadis tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kubangan bekas kolam ikan yang terletak tidak jauh dari masjid dan rumah mereka.

“Mereka ditemukan sekitar waktu Isya di kubangan bekas kolam ikan dekat rumah mereka,” jelas Hufron.

Kapolsek Kesamben, Iptu Niswan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kedua gadis itu hilang setelah mengaji, dan kemungkinan besar mereka bermain di sekitar lokasi sebelum terpeleset dan jatuh ke dalam kubangan.

“Dari laporan yang diterima, keduanya hilang setelah mengaji. Kemungkinan mereka bermain di sekitar lokasi dan terpeleset jatuh ke kubangan,” ujar Niswan.

Pihak kepolisian telah mengevakuasi jenazah kedua gadis tersebut dan melakukan proses visum luar. “Jika tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, jenazah akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolsek.

Kepergian dua gadis kecil ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com