Beritabanten.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah (Pemda) untuk aktif mengatasi masalah hunian layak, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri penyerahan kunci hunian kepada warga yang direlokasi dari bawah kolong tol di Jalan Inspeksi Kanal Barat, Jelambar Baru, ke Rumah Susun Rawa Buaya, Jakarta Barat, pada Sabtu (30/11).

Menurut Tito, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya program pro-rakyat, terutama bagi masyarakat kecil.

“Bapak Presiden, Pak Prabowo, berkali-kali menyampaikan pentingnya perbaikan untuk masyarakat kurang mampu, atau yang beliau sebut sebagai wong cilik,” ujar Tito.

Data mencatat, sebanyak 1.030 kepala keluarga masih tinggal di kolong jalan tol dan lokasi serupa di Jakarta. Sebagian dari mereka kini telah direlokasi ke Rusun Rawa Buaya yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Tito menyambut baik langkah ini sebagai awal gerakan besar yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Ia juga menekankan perlunya pendampingan bagi warga yang telah direlokasi agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.

Pendampingan ini, jelasnya, bertujuan meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga, sehingga mereka mampu mandiri dan tidak kembali ke tempat tinggal sebelumnya.

Sebagai tindak lanjut, Tito meminta agar area kosong di bawah kolong jalan tol dimanfaatkan untuk kegiatan positif, seperti taman bermain atau ruang publik kreatif, guna mencegahnya kembali menjadi permukiman kumuh. (Azk)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com