Beritabanten.com – Seorang siswi SMP berusia 13 tahun bernama Ainun Fitria dilaporkan hilang sejak Rabu, 27 November 2024. Keluarga korban menduga Ainun diculik oleh seorang pria yang ia kenal melalui media sosial Instagram.

Kartini (45), ibu korban, menyatakan bahwa ia terakhir kali berkomunikasi dengan Ainun sekitar pukul 12.00 WIB pada hari Rabu. Peristiwa tersebut bermula ketika Kartini dan suaminya pergi untuk mengikuti pemungutan suara di TPS Jalan Al Mubarok 3, Cipulir, Jakarta Selatan. Setibanya di rumah, Kartini terkejut menemukan Ainun tidak ada.

“Hilang sejak hari Rabu saat pencoblosan. Saat saya dan suami ke TPS, dia bilang mau main ke teman sekolahnya. Tapi setelah pulang, dia sudah tidak ada,” jelas Kartini pada Jumat, 29 November 2024.

Setelah mengetahui Ainun tidak ada di rumah, Kartini langsung menghubungi teman-teman sekolah Ainun, namun mereka mengaku tidak mengetahui keberadaannya.

Saat dihubungi, Ainun sempat mengirim pesan yang mengatakan ia sedang berada di Ancol. “Dia bilang, ‘Jauh Mamah, saya lagi di Ancol.’ Saya tanya, ‘Sama siapa?’ Dia bilang, ‘Sampai jam 5 OTW,’ tapi sampai sekarang belum pulang dan HP-nya mati,” tambah Kartini.

Dari informasi yang diperoleh, Ainun diketahui dekat dengan seorang pria bernama Febrianto, yang ia kenal lewat Instagram. Febrianto mengaku sebagai mahasiswa asal Pamulang, dan menurut teman-temannya, mereka sudah beberapa kali bertemu sebelumnya.

Kartini telah melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Selatan pada malam hari tanggal 27 November 2024. Ia berharap ada yang melihat Ainun dan dapat memberikan bantuan.

“Terakhir dia mengenakan baju panjang merah dan rok jeans,” kata Kartini, sambil meminta siapa pun yang memiliki informasi untuk menghubungi nomor 085773930787. (Azk)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com