Beritabanten.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN), Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, mengajak para guru di Kota Bogor untuk beradaptasi dengan perubahan karakter generasi muda yang didominasi oleh Generasi Milenial, Z, dan Alpha.

“Generasi muda saat ini adalah native digital. Mereka tumbuh dalam lingkungan serba digital, sehingga cara mendidik kita juga harus berubah,” ujar Hery saat memimpin upacara di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (25/11/2024) pagi.

Hery menekankan pentingnya pendidikan yang adaptif untuk menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, pola pendidikan tidak lagi bisa menggunakan pendekatan konvensional seperti 10 atau 20 tahun lalu.

Guru diharapkan terus meningkatkan kompetensi, memahami dinamika generasi muda, serta menyesuaikan pendidikan dengan kebutuhan lokal dan perkembangan ekonomi.

Dalam kesempatan yang sama, Hery mengungkapkan adanya rencana kerja sama antara Polri dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kerja sama ini bertujuan menyelesaikan kasus-kasus yang melibatkan guru melalui pendekatan restorative justice atau penyelesaian damai.

“Kami ingin memastikan para guru merasa aman menjalankan tugas mereka, asalkan tidak ada unsur kekerasan atau perundungan,” tegas Hery.

Hery juga menyampaikan penghormatan kepada para guru atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa.

“Kami sebagai pemerintah kota akan terus melindungi dan mendukung para guru di Kota Bogor yang telah berjasa besar, tidak hanya untuk siswa-siswinya, tetapi juga bagi masyarakat,” tuturnya.

Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat Pemerintah Kota Bogor, perwakilan guru dari berbagai tingkat pendidikan, serta organisasi profesi guru di Kota Bogor.

Momen tersebut menjadi ajang refleksi dan penghormatan bagi para pendidik yang berperan penting dalam membangun masa depan bangsa. (Shv)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com