Beritabanten.com – Salah satu pasangan calon Wali Kota Cilegon dan para pendukungnya mendapat kritik keras dari masyarakat serta aktivis lingkungan setelah diketahui melakukan penebangan pohon di pinggir jalan tanpa izin.
Aksi ini dilakukan di depan Puskesmas Cibeber dan diduga melanggar prosedur perizinan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon. Penebangan tersebut dianggap melanggar aturan serta merusak lingkungan hidup di Kota Cilegon.
Seorang warga Cilegon, Yasser Arafat, mengungkapkan kekecewaannya terhadap tindakan pasangan calon tersebut.
“Sebagai calon walikota, seharusnya mereka memberi contoh yang baik, bukan malah merusak lingkungan dengan menebang pohon secara sembarangan. Pohon sangat penting untuk menjaga kualitas udara di kota ini. Kalau sekarang saja sudah tidak peduli lingkungan, bagaimana nanti kalau mereka terpilih,” ujar Yasser.
Kritik serupa juga datang dari aktivis lingkungan yang menyoroti dampak negatif dari penebangan pohon terhadap ekosistem dan keseimbangan lingkungan kota.
Menurut mereka, tindakan tersebut menunjukkan kurangnya komitmen pasangan calon terhadap upaya pelestarian lingkungan, yang seharusnya menjadi salah satu prioritas penting dalam pembangunan perkotaan.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pasangan calon terkait insiden ini. Masyarakat berharap ada tindak lanjut dari pihak berwenang untuk memastikan pelanggaran semacam ini tidak terjadi lagi dan mempertegas komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan di Cilegon. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan