Beritabanten.com – Mantan rekan band Liam Payne di One Direction, Niall Horan, menyatakan rasa “sangat terpukul” atas “kepergian teman luar biasanya”.

Ini lebih disebabkan oleh Payne yang meninggal pada Rabu malam di Buenos Aires dan terbang ke Argentina untuk melihat dirinya, Horan tampil dalam tur.

Niall juga terlihat sangat terpukul, karena orang terakhir yang mengunggah foto Liam di antara member one direction lainnya.

“Rasanya seperti tidak nyata,” tulis Horan, dikutip redaksi dari IG @niallhoran pada Sabtu 19 Oktober 2024.

“Saya merasa sangat beruntung karena baru saja bertemu dengannya. Sayangnya, saya tidak tahu bahwa setelah mengucapkan selamat tinggal dan memeluknya malam itu, saya akan mengucapkan selamat tinggal untuk selamanya. Ini sangat menyakitkan,” dia tambahkan.

Niall mengenang ‘semua tawa’ bersama Liam sebagai yang diposting di Instagramnya.

“Liam memiliki semangat hidup dan gairah terhadap pekerjaan yang menular. Dia adalah orang yang paling cerah di setiap ruangan dan selalu membuat semua orang merasa bahagia dan aman,” kata dia.

“Semua tawa yang kita alami selama bertahun-tahun, kadang-kadang karena hal-hal paling sederhana, terus teringat di tengah kesedihan. Kami bisa mewujudkan impian terbesar kami bersama, dan saya akan selalu menghargai setiap momen yang kami miliki. Ikatan dan persahabatan kami jarang terjadi dalam hidup,” sambung dia.

Horan, yang juga berusia 31 tahun, turut menyampaikan “cinta dan belasungkawa” kepada keluarga Payne. “Terima kasih untuk semuanya, Payno,” tulisnya menutup pernyataan tersebut.

Sebagai informasi, Payne yang berusia 31 tahun, jatuh dari balkon kamar hotel di lantai tiga tempat ia menginap.

Dilaporkan ayah mendiang telah tiba di ibu kota Argentina dengan salah satu anggota keluarga yang harus mengidentifikasi jenazahnya sebelum bisa dipulangkan ke Inggris. Namun belum jelas kapan proses itu akan selesai. (azk)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com