Beritabanten.com – Ada hal menarik dan tengah menjadi sorotan publik pada debat perdana pilgub Banten yang dilakukan semalam, Rabu (16/10/2024).
Dalam debat yang berlangsung selama 150 menit itu, salah satu topik yang dibahas adalah tentang kesetaraan gender dengan fokus pada upaya meningkatkan pendidikan untuk perempuan.
Pasalnya di penghujung acara, saat sesi tanya jawab antar paslon terdapat peenyataan yang menarik perhatian.
Cawagub nomor urut 1, Ade Sumardi melontarkan pertanyaan kepada Cawagub nomor urut 2, Dimyati Natakusumah tentang strateginya memberantas kasus-kasus kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan.
Dalam respon atas pertanyaan tersebut, Cawagub Banten nomor urut 2, Dimyati Natakusumah menyebut perempuan jangan diberikan beban yang berat seperti menjadi gubernur.
“Wanita itu jangan terlalu dikasih beban berat apalagi jadi gubernur. Itu berat lho, luar biasa, maka oleh sebab itu laki-laki lah harus membantu memaksimalkan bagaimana Banten ini maju,” ujar Dimyati.
Ia juga mengatakan, mereka yang meminta perempuan menjadi pemimpin dan bekerja keras, maka sama saja dengan tidak memuliakan perempuan.
Pernyataan tersebut pun mengundang beberapa cuitan dari netizen di media sosial. Berikut ini redaksi ketip beberapa, Jumat (18/10/2024).
“Wow sangat patriarki sekali,” tulis komentar di Instagram @aisyahjk.
“Sayang banget kalo argumennya gini Pak Dimyati. Di partai pendukung dan kelompok relawan Bapak ada perempuan kan? Istri Bapak pernah jadi Bupati juga kan?,” ucap pemilik akun X @fadhlierlanda.
“Mainannya gender nih orang. Ia pasti gak pernah baca perjuangan Kartini ataupun Srikandi,” kata @mulanbilqis. [Mg-2]
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan