BBeritabanten.com – Warga Kampung Cirangkong, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, kembali menyuarakan keluhan terkait kondisi jalan utama di wilayah mereka yang rusak parah selama bertahun-tahun.
Tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah, warga akhirnya berinisiatif untuk patungan alias iuran demi memperbaiki jalan tersebut secara swadaya.
Kerusakan jalan yang berlangsung cukup lama ini tidak hanya menghambat aktivitas harian warga, tetapi juga membahayakan pengendara, terutama saat musim hujan tiba.
Genangan air dan lubang-lubang besar kerap memicu kecelakaan ringan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
“Kami sudah sering lapor dan berharap ada perbaikan, tapi nggak pernah ditindaklanjuti. Akhirnya warga sepakat iuran. Nggak banyak, yang penting jalan bisa dilewatin lebih nyaman,” ungkap Rudi, salah satu tokoh pemuda setempat, kemarin.
Dari hasil iuran yang terkumpul, warga membeli material seperti batu, pasir, dan semen untuk menambal bagian jalan yang paling rusak. Beberapa warga bahkan menyumbangkan tenaga secara sukarela demi mempercepat proses perbaikan.
Kondisi ini membuat warga bertanya-tanya soal keberpihakan pemerintah terhadap infrastruktur di daerah mereka.
Padahal, jalan yang rusak ini merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan masyarakat sekitar.
“Kami hanya ingin keadilan. Daerah lain bisa bagus jalannya, kenapa kami seperti dilupakan?” ujar ibu Siti, warga lainnya.
Warga berharap, aksi gotong royong ini bisa menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Serang agar segera turun tangan dan memberikan solusi permanen, bukan hanya janji atau tambal sulam sesaat.(Sra)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan