Beritabanten.com – Pakar telematika Roy Suryo tetap berkeyakinan pemilu 2024 itu curang dari jauh-jauh hari beralasan dengan SIREKAP yang bermasalah.
Demikian disampaikan dalam diskusi ‘Membuka Kota Pandora, SIREKAP Saksi Bisu Kejahatan Pilpres 2024’ oleh Aliansi Penegak Demokrasi Indonesia (APDI) di Rumah Makan Batik Kuring Kawasan SCBD, Jl. Jend. Sudirman Jl. Scbd No.52-53 Lot 21, RT.7/RW.1, Senayan, Jakarta, Minggu (7/4/2024).
Menurutnya SIREKAP tidak digunakan untuk memudahkan akses publik untuk mengakses hasil pemilu yang sudah dihitung.
“Malah digunakan oleh dan untuk kepentingan pihak pihak ketiga atau paslon tertentu di luar tujuan pengadaannya menurut peraturan perundang-undangan,” tambah dia.
Karena itu, SIREKAP tetap jadi alat publikasi hasil penghitungan dan rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu.
“Jadi sebenarnya dia bukan alat bantu, pada praktiknya menggeser peran dan fungsi penghitungan suara secara manual,” ucapnya.
Dia berani mempertaruhkan diri telah terjadi kebohongan yang dilakukan KPU, terindikasi dari banyak pernyataan yang berbeda dengan kenyataan.
“Saya punya screen shut-nya terkait penyimpanan data di Singapura terus dibantah ramai-ramai oleh KPU. Waktu mereka ambil kembali juga saya tahu,” ungkapnya.
Dengan server SIREKAP terhubung ke Alibaba Cloud di Singapura itu, Roy melihat tanpa ditopang oleh tata kelola data sesuai regulasi.
“Tidak ada kejelasan tentang mekanisme pengaduan dan bagaimana bentuk kerjasamanya. Masa data pribadi pemilih dan rahasia negara dikelola pihak asing,” keluh dia keheranan.
Ketika ditanya kenapa tidak menjadi saksi ahli di MK, Roy menjawab telah menyerahkan semua dokumen terkait monitoring SIREKAP ke MK secara resmi tertanda tangan.
“Moga saja bisa membantu memutuskan seadil-adilnya. Datanya lengkap ko asal mau digunakan saja,” pungkas dia. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan