Beritabanten.com – Rumah Musisi Cilegon menggelar Sound Steel Festival 2025 di Alun-alun Kota Cilegon selama dua hari, Sabtu–Minggu, 20–21 Desember 2025. Festival ini menjadi momentum kebangkitan dunia musik lokal yang sempat redup hampir 10 tahun di Kota Baja.
Tak sekadar menjadi hiburan, Sound Steel Festival berfungsi sebagai ruang temu dan konsolidasi bagi para musisi serta pelaku industri musik lokal. Kegiatan ini diisi dengan kompetisi band yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu Festival Pelajar, Festival Band Korporasi, dan Festival Umum, yang diikuti oleh berbagai band lokal dengan latar belakang berbeda.
Ketua Pelaksana Sound Steel Festival, Iwan Permana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk menghidupkan kembali denyut musik di Cilegon. Menurutnya, Rumah Musisi Cilegon hadir sebagai wadah yang menaungi musisi dan insan musik lokal.
“Sound Steel Festival 2025 ini digagas oleh Rumah Musisi Cilegon sebagai ruang bersama bagi para musisi dan pelaku musik di Kota Cilegon,” ujar Iwan saat ditemui pada Minggu (21/12/2025) malam.
Ia menuturkan, festival ini menjadi fondasi penting bagi kebangkitan musik lokal setelah lama minim ruang ekspresi. Selama hampir satu dekade, aktivitas musik di Cilegon dinilai stagnan.
“Melalui Sound Steel Festival, kami berupaya menghidupkan kembali musik di Cilegon yang hampir 10 tahun mengalami kevakuman,” katanya.
Iwan menambahkan, respons dari komunitas musik dan peserta sangat positif sejak proses pendaftaran hingga pelaksanaan acara. Antusiasme tersebut dinilai sebagai bukti besarnya potensi musisi lokal.
“Alhamdulillah, sambutan dari band-band lokal sangat baik. Kegiatan ini juga menjadi portofolio penting bagi Rumah Musisi Cilegon,” ujarnya.
Selain lomba band, Sound Steel Festival 2025 turut dimeriahkan oleh penampilan G-Star Artis Kota Cilegon serta kehadiran bazar UMKM yang mendukung perputaran ekonomi kreatif daerah. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga sponsor swasta.
“Kami didukung oleh PMK Cilegon, kepolisian, serta sejumlah sponsor seperti HIPPI, KTI, Humar Ferset, Bukit Cilegon Asri, dan Bank BJB,” jelasnya.
Iwan berharap, festival ini dapat menjadi titik awal bagi pemerintah dan dinas terkait untuk membuka ruang yang lebih luas dan berkelanjutan bagi para musisi lokal.
“Mudah-mudahan ke depan pemerintah dapat lebih memberi ruang bagi insan musik di Cilegon. Ini kegiatan yang sangat positif,” katanya.
Dalam ajang tersebut, kategori Festival Pelajar berhasil dimenangkan oleh band Kalimaya sebagai juara pertama, diikuti Sama Wah di posisi kedua dan Frenulum sebagai juara ketiga.
Pada kategori Festival Band Korporasi, juara pertama diraih PT KTI, disusul Lapas Cilegon di posisi kedua dan PT KBS sebagai juara ketiga.
Sementara itu, pada kategori Festival Umum, Go Tune keluar sebagai juara pertama, Kalimaya meraih posisi kedua, dan Hamer ON menempati peringkat ketiga. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan