Beritabanten.com – Anda yang berkunjung ke daerah Bogor wajib mencicipi kudapan yang satu ini. Rasa daging sapinya gigit di lidah karena aromanya khas dan menantang.

“Harga daging dari lebaran belum turun mas. Masih 95 ribu per kilo,” ujar Bang Harun, seorang pedagang Soto Mie di pertigaan Bara, pinggiran IPB University Jalan Dramaga Raya, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Minggu 8 Agustus 2025.

Dia tetap mempertahankan memilih daging bagian kepala sapi karena rasanya bisa membuat pelanggan ketagihan. Daging kepala juga dicampur dengan kulit sehingga makin terasa ketika digigit, renyah dan gurih.

“Pelanggan saya banyak yang komentari rasa daging dan kulit kepala sapi. Apalagi hari minggu begini mas, banyak pembeli sembari jalan-jalan,” ucapnya.

Untuk harga Soto Mie Bang Harun dibanrol seharga Rp15 ribu, jika tambah nasi jadi Rp20 ribu dan satu pelastik emping seharga Rp2 ribu. Kebanyakan pelanggan, kata dia, lebih memilih menyantap Soto Mie dengan nasi bungkus.

“Awalnya tidak pakai nasi, tapi banyak pelanggan malah beli pisah ke warung sebelah. Daripada repot-repot, saya jual saja. Ini saran baik dari konsumen,” katanya sambil tersenyum.

Di beberkan, dalam satu mangkoknya terdapat mie dan bihun, kol, tomat, urat, kaki sapi serta babat, risoles dan kuah kaldu ditambah kecap manis, sambal, lalu ditaburi bawang goreng juga bawang daun.

“Rasanya yang segar, gurih dan enak berkuah khas Bogor ini tentu sangat menggugah selera. Apalagi disantap pagi hari,” ucap dia.

Sekali berjualan, dia mengaku bisa menghabiskan antara 75 sampai 100 mangkok. Dan yang dibungkus sekira 25 bungkus.

“Alhamdulillah sudah berjualan hampir 30 tahunan mas. Anak-anak juga sudah pada punya keluarga masing-masing. Nikmati hari tua dengan tetap menghasilkan,” dia menutup sambil menyuguhkan satu mangkok Soto Mie dengan nasi masih terbungkus dalam piring plastik.

Media lalu membuka nasi tersebut dan menyantapnya dengan wewangian perasan jeruk limo yang tersedia di meja bersama sambal, kecap, garam, air teh hangat di gelas dan emping berplastik di toples. Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com