Beritabanten.com – Hari Raya Idul Adha 1446 H yang jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, kembali menjadi momentum penuh makna bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia.

Di tengah hiruk-pikuk perayaan, Mushola Al Khoir yang berada di wilayah RT005/03, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, menyuguhkan pemandangan hangat dan sarat nilai kebersamaan lewat pelaksanaan ibadah kurban.

Selepas Shalat Id yang dilaksanakan sehari sebelumnya, Jumat (6/6), warga Mushola Al Khoir kembali berkumpul di pagi Sabtu (7/6) untuk menyembelih hewan kurban. Suasana pagi itu terasa khidmat dan penuh semangat. Tahun ini, tercatat 4 ekor sapi dan 14 ekor kambing berhasil disembelih—sebuah peningkatan dibanding tahun lalu.

Ketua Dewan Kemakmuran Mushola (DKM) Al Khoir, H. Ahmad Syarif Hidayat, SHI, MH, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan dan antusiasme warga.

“Alhamdulillah, setiap tahun jumlah hewan kurban meningkat. Tahun lalu 3 sapi dan 15 kambing, sekarang 4 sapi dan 14 kambing. Semoga ini menjadi kendaraan para pequrban menuju surga Allah,” ujar Pak Syarif sapaan keseharian beliau di lingkungan.

Menariknya, peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini bukan hanya berasal dari penambahan peserta lokal, tetapi juga dari keberhasilan pengurus mushola dalam menjalin hubungan harmonis dengan warga sekitar. Tak hanya dari RT005/03, peserta kurban juga datang dari Komplek Villa Park, Komplek CPH, bahkan warga luar yang terpanggil untuk berbagi.

Tak hanya dalam hal kurban, Mushola Al Khoir juga mendapat berkah lain. Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan bantuan sebesar 100 juta rupiah untuk pembangunan mushola. Dana ini akan dimanfaatkan setelah proses pencairan selesai, dan pengurus membuka ruang partisipasi warga untuk ikut menyukseskan pembangunan.

Yang membedakan Mushola Al Khoir dari tempat ibadah lain adalah pendekatan yang ramah dan adil dalam pengelolaan kurban. Tidak ada tarif khusus untuk pemotongan atau perawatan hewan. Para juru sembelih berasal dari lingkungan sendiri dan terus bertambah jumlahnya. Tahun ini, Ariyanto, salah satu warga, telah menyelesaikan pelatihan Juleha dari MUI Kota Tangsel dan langsung mempraktikkan keahliannya dengan menyembelih tiga kambing dan dua sapi.

Dalam semangat menghormati pequrban, bagian kaki, ekor, dan kepala hewan yang biasanya menjadi hak panitia justru diberikan kembali kepada para pequrban. Sementara itu, distribusi daging dilakukan tanpa kupon, melainkan berdasarkan data warga yang telah tercatat—baik yang berdomisili tetap, menyewa, maupun tinggal di sekitar komplek.

Sebanyak 310 kantong daging sapi (masing-masing 1 kg plus tulang) dan 160 kantong daging kambing (750 gram per kantong) dibagikan langsung oleh panitia ke rumah-rumah warga. Warga domisili menerima tiga jenis kantong: daging sapi, tulang, dan kambing. Sedangkan warga kontrakan dan luar lingkungan mendapat bagian sapi dan tulang, karena keterbatasan jumlah daging kambing.

Atmosfer gotong royong dan kekeluargaan begitu terasa dalam setiap rangkaian kegiatan. Mulai dari kerja bakti persiapan, malam selamatan sebelum hari H, hingga proses penyembelihan dan pendistribusian, semuanya dilakukan bersama-sama dengan semangat ikhlas. Ibu-ibu pun tak kalah aktif. Mereka turut menyumbangkan tenaga dan masakan untuk para panitia, menyediakan makanan, minuman, hingga camilan secara sukarela namun terkoordinir.

DKM Mushola Al Khoir mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga RT005/03, Komplek Villa Park, Komplek CPH, serta semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan kurban tahun ini.

Semoga setiap tetes keringat dan niat baik yang terlibat dalam pelaksanaan kurban ini dicatat sebagai amal saleh oleh Allah SWT dan menjadi jalan keberkahan bagi kita semua. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com