Beritabanten.com – Sekretaris Umum (Sekum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan KH Abdul Rojak mengajak warga Kota Tangerang Selatan untuk mengikuti kajian kitab kuning untuk memperkuat pemahaman keagamaan, terutama dalam bidang kemasyarakatan.
Dia meyakini banyak persoalan dalam masyarakat yang harus diselesaikan dengan mempergunakan wawasan keagamaan yang kebanyakan bisa didapatkan dengan mengkaji kitab kuning.
Pembina Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Ikatan Media Onlie (IMO) Indonesia Banten ini katakan, kitab kuning adalah istilah bagi referensi keagamaan Islam yang dikarang oleh para ulama yang luas wawasannya sehingga bisa menjadi dasar dalam menyelesaikan masalah keagamaan.
“Kota Tangsel yang mempunyai moto religius mengindikasikan pentingnya pemahaman kuat akan norma keagamaan Islam yang notabene sudah banyak ditulis oleh para ulama dalam kitab kuning,” katanya dalam keterangan via Whats Up pada media, Senin (21/4/2025).
Adapun pelaksanaan pengajiannya, dikatakan, pukul 08-11.00, besok Selasa 22 April 2025 yang bertempat di Aula Islamic Center Biaturrahmi di BSD, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel yang bersebelahan dengan pasar modern BSD.
“Pengajian ini biasanya dilaksanakan di kantor MUI Kota Tangsel di Pamulang. Tapi dalam waktu tertentu sengaja dilakukan lebih besar di Islamic Center BSD,” dia tambahkan.
Dia juga menyampaikan, rencananya Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie akan menyempatkan hadir dalam acara pengajian tersebut.
“Pak Benyamin sudah menyampaikan langsung lewat Whats Up ke saya, katanya akan hadir. Beliau sekalian halal bihalal dengan para jamaah pengajian MUI Kota Tangsel,” katanya.
Dalam pengajian tersebut, dikatakan, akan diulas kitab berisi tentang tata cara beribadah, ilmu logika dan ilmu tauhid sekaligus dengan tanya jawab baik dari jamaah maupun lewat on line melalui media sosial MUI Kota Tangsel.
“Kami membuka lebar-lebar kesempatan kepada jamaah untuk bertanya langsung pada gurunya. Ini sebagai bagian memperkuat moto cimor guna menjadikan masyarakat lebih memahami cara terbaik kehidupan beragama di Tangsel,’ demikian dia menutup. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan