Beritabanten.com – Penjabat (Pj) Walikota Tangerang Nurdin membuka Workshop Tari Ratoh Jaroe yang diikuti oleh 2.022 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, se-Jabodetabek.
Acara ini berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kemarin.
“Budaya tidak mengenal batasan. Siapa pun berhak mengekspresikan dan mengembangkan potensi diri melalui budaya. Kota Tangerang, sebagai kota multietnis dan metropolitan, harus memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat identitas sebagai kota yang kaya budaya,” ujar Nurdin.
Pj Walikota Nurdin juga menekankan bahwa kehadiran pelajar dalam workshop Tari Ratoh Jaroe ini merupakan langkah penting dalam membangun citra Tangerang sebagai kota yang menghargai dan melestarikan seni dan budaya.
“Acara ini adalah bagian dari upaya untuk semakin mempromosikan nama Kota Tangerang. Salah satunya dengan mendorong para pelajar untuk mengembangkan seni dan budaya, dan saya sangat bangga melihat semangat mereka hari ini,” tambahnya.
Mantan Bupati Aceh Jaya ini juga menjelaskan bahwa Tari Ratoh Jaroe telah menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang diajarkan di berbagai sekolah di Tangerang.
Ia berharap acara Tari Ratoh Jaroe mampu melahirkan generasi yang berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam seni dan budaya.
“Workshop ini akan dilanjutkan dengan kompetisi Tari Ratoh Jaroe yang akan digelar pada Desember mendatang,” lanjutnya.
Pada kesempatan itu, alumnus Universitas Indonesia ini juga mengucapkan terima kasih kepada Malika Budaya Kreatif yang telah berhasil menyelenggarakan acara ini dan berkontribusi dalam pengembangan budaya di Tangerang.
“Saya berterima kasih kepada Malika Budaya Kreatif yang telah mengumpulkan anak-anak hebat Indonesia untuk melestarikan budaya, khususnya di Kota Tangerang,” tutup Nurdin. (Shv)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan