Beritabanten.com – Peran masyarakat sipil juga terlihat melalui keterlibatan Relawan Bank Sampah Sungai Cisadane (Banksasuci) yang turut membantu membersihkan sampah di trotoar Jalan Raya Serpong, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Sampah yang dikumpulkan selanjutnya diangkut ke TPS3R milik Banksasuci untuk diolah.

Sekitar enam ton sampah per hari berhasil diangkut dan dikelola oleh Banksasuci tanpa harus dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang. Di lokasi tersebut, sampah dipilah oleh relawan, di mana sampah anorganik bernilai ekonomis dicacah dan dipasarkan, sementara sampah organik diolah menjadi kompos.

Ketua Banksasuci, Cihuni Denny Tri Permana, menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama dan tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah daerah.

“Kami memilih turun langsung untuk membantu, bukan sekadar berkomentar atau saling menyalahkan. Sudah saatnya memperkuat sinergi dan kolaborasi semua pihak dalam penanganan sampah di Tangsel. Dengan segala keterbatasan, kami melakukan apa yang bisa kami lakukan,” ujarnya.

Denny optimistis, melalui pendekatan kolaboratif pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media, persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan dapat ditangani secara lebih cepat dan berkelanjutan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com