Beritabanten.comPulau Nusa Penida dan Gili Matra di Selat Lombok, Indonesia, telah secara resmi ditetapkan sebagai Particularly Sensitive Sea Area (PSSA) atau Kawasan Laut Sensitif oleh International Maritime Organization (IMO).

Particularly Sensitive Sea Area (PSSA) atau Kawasan Laut Sensitif merupakan area yang membutuhkan perlindungan khusus karena rentan terhadap kerusakan akibat aktivitas maritim internasional.

Beberapa contoh PSSA di seluruh dunia, mencakup: Great Barrier Reef di Australia, Kepualuan Galapagos di Ekuador, dan Kepualuan Canary di Spanyol.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut (PKRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Victor Gustaaf Manoppo, menyatakan bahwa penetapan PSSA menunjukkan komitmen untuk melestarikan keanekaragaman hayati laut di kawasan konservasi.

Komitmen ini juga mendapat dukungan secara internasional dalam Sidang Marine Environment Protection Comitte (MEPC)-International Maritime Organisation (IMO) ke-82 di Kantor IMO, London, Jumat (4/10/2024).

“Resolusi tersebut menetapkan dua kawasan konservasi laut di Indonesia yaitu Kawasan Konservasi Nusa Penida dan Gili Matra di Selat Lombok menjadi Kawasan Laut Sensitif,” ujar Victor dalam keterangan tertulis, pada Kamis (10/10).

Kedua kawasan konservasi laut dinilai memenuhi syarat ditetapkan sebagai PSSA karena berada pada kawasan “coral triangle” yang memiliki ekosistem dan keanekaragaman hayati laut yang tinggi, termasuk spesies langka dan dilindungi, memberi manfaat secara ekologi, ekonomi, dan sosial budaya bagi masyarakat.

Fakta Menarik Pulau Nusa Penida dan Gili Matra

1. Pulau Nusa Penida

Pulau yang terletak di tenggara Bali ini layak dijuluki sebagai museum rumput laut. Di Indonesia sendiri, Nusa Penida menjadi satu-satunya tempat yang memiliki rumput laut Spinosum, rumput laut paling langka di dunia dengan kadar gizi yang tinggi. Selain itu, Nusa Penida juga telah menjadi incaran wajib bagi para penyelam manca negara.

2. Pulau Gili Matra

Gili Matra sendiri adalah singkatan dari gili Meno, Air ,dan Trawangan yang terdapat di perairan Lombok NTB. Dijuluki sebagai “The Turtle Heaven” karena Kawasan Konservasi Nasional ini merupakan habitat dari 325 jenis karang dan 3 spesies penyu (Penyu Sisik, Penyu Lekang, dan Penyu Hijau). [Mg-2]

Editor Muhtar Sadili

Reporter Haidar Akbar Giffari

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com